Jurnal Keilmuan dan Keislaman
https://jsr.ums.ac.id/jkk
<p><img style="float: left; padding-right: 10px;" src="https://jsr.ums.ac.id/public/site/images/msa945/cover-jkk--ng-2-6a292b12f7fe4cb8307051b1634fdc79.jpg" alt="" width="169" height="234" /><strong>Jurnal Keilmuan dan Keislaman</strong> merupakan media komunikasi ilmiah yang bertujuan untuk menumbuhkan kepribadian yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, untuk mengabdi secara iklas kepada Allah dan memberi manfaat kepada sesama umat.</p> <p><strong>Jurnal Keilmuan dan Keislaman</strong> dikembangkan berdasarkan visi UMS Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi Pusat Pendidikan dan Pengembangan IPTEKS yang Islami dan memberi arah perubahan. Jurnal ini sebagai media komunikasi ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sebagai bagian dari ibadah kepada Allah (<em>integrated</em>) yang memberi impak terwujudnya masyarakat utama, mengembangkan sumberdaya manusia berdasarkan nilai-nilai keislaman dan memberi arah perubahan dalam rangka mewujudkan masyarakat utama.</p> <p>Tujuan <strong>Jurnal Keilmuan dan Keislaman</strong> adalah sebagai media komunikasi ilmiah yang unggul di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni; mempublikasikan karya ilmiah yang berkualitas yang mengamalkan nilai-nilai Islam; mempublikasikan karya ilmiah secara berkelanjutan (<em>sustainable</em>) dengan tata kelola yang baik.</p> <div> <p>Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian, artikel tinjauan (review), laporan kasus, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Ruang lingkup jurnal ini berfokus pada <strong>topik Keilmuan dan Keislaman</strong><strong data-start="465" data-end="484">,</strong> namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut:</p> <ol> <li>Pendidikan,</li> <li>Sosial dan Humaniora,</li> <li>Keislaman,</li> <li>Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,</li> <li>Teknik,</li> <li>Kesehatan dan Kedokteran,</li> <li>Pertanian, Peternakan, dan Perikanan,</li> <li>Komputer, Informasi, dan Data,</li> <li>Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen,</li> <li>Lingkungan dan Energi,</li> <li>Seni dan Desain,</li> <li>Hukum, Politik, dan Pemerintahan.</li> </ol> <p>Diterbit secara berkala setiap tahun (Maret, Juni, September, dan Desember).</p> </div> <h3>Identitas Jurnal</h3> <div class="col-9 journal_details" style="float: left; margin-right: 10px; margin-top: 20px; border: 1px dashed #c7500b; padding: 10px;"><strong>Title:</strong> Jurnal Keilmuan dan Keislaman<br /><strong>e-ISSN</strong>: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2964-4941" target="_blank" rel="noopener">2964-4941</a><br /><strong>Publisher:</strong> <a href="http://library.ums.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Perpustakaan dan Layanan Digital</a><br /><strong>Email</strong>: [email protected]<br /><strong>Telp</strong>: +62271717417 ext 2197 | 2130<br /><strong>Alamat</strong>: Jl. Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57169, Jawa Tengah, Indonesia<br /><strong>Periode Terbit:</strong> Maret, Juni, September, Desember<br /><strong>Tahun Terbit Pertama: </strong>Maret 2022<br /><strong>Akreditasi:</strong> Sinta 5</div> <p><br /> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>Universitas Muhammadiyah Surakartaen-USJurnal Keilmuan dan Keislaman2964-4941Representasi Nilai Demokrasi dan Multikultural dalam Buku Teks Pendidikan Agama Islam di Kelas IX
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/911
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai demokrasi dan multikulturalisme dalam kurikulum dan buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP/MTs, khususnya pada buku PAI kelas IX Bab 1–10. Penelitian ini didasarkan pada urgensi pendidikan agama sebagai sarana pembentukan karakter religius yang selaras dengan kehidupan demokratis dan masyarakat multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis dokumen terhadap buku teks PAI kelas IX Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dengan tahapan berupa kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai demokrasi lebih dominan dibanding nilai multikulturalisme. Sebanyak 70% bab berada pada kategori sedang–kuat hingga kuat dalam memuat nilai demokrasi, sedangkan nilai multikulturalisme hanya 40%. Indikator demokrasi yang paling dominan adalah tanggung jawab (90%), diikuti musyawarah (50%) dan kebebasan berpendapat (40%). Pada nilai multikultural, indikator paling menonjol adalah kerukunan (70%) dan inklusivitas (50%), sementara toleransi dan anti-diskriminasi masih terbatas dan cenderung implisit. Temuan ini menunjukkan bahwa buku teks lebih konsisten membangun praktik demokratis melalui aktivitas kolaboratif, tetapi penguatan multikulturalisme belum merata.</p>Sutomo SutomoMusa Asy’ArieMahasri Shobahiya
Copyright (c) 2026 Sutomo Sutomo, Musa Asy’Arie, Mahasri Shobahiya
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-192026-01-1911810.23917/jkk.v5i1.911Pendidikan Kesehatan Panduan Lengkap Pola Makan Terbaik (DASH) untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien dengan Hipertensi di Puskesmas
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/922
<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, baik secara global maupun nasional. Selain terapi farmakologis, pengendalian hipertensi memerlukan pendekatan non-farmakologis, salah satunya melalui penerapan pola makan <em>Dietary Approaches to Stop Hypertension</em> (DASH). Namun, keterbatasan pengetahuan pasien sering menjadi hambatan dalam penerapan pola makan tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengenai panduan lengkap pola makan DASH terhadap peningkatan pengetahuan pasien hipertensi di Puskesmas Balaraja, Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen melalui model <em>one-group pretest–posttest design</em>. Subjek penelitian berjumlah 29 pasien dewasa dengan diagnosis hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang pola makan DASH diberikan melalui metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab, disertai penggunaan media audiovisual. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan responden setelah diberikan pendidikan kesehatan, ditandai dengan meningkatnya proporsi responden dengan kategori pengetahuan baik dari 48,3% pada pretest menjadi 86,2% pada posttest. Responden juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dasar hipertensi dan prinsip diet DASH, serta memberikan persepsi positif terhadap efektivitas pendidikan kesehatan yang diberikan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan mengenai panduan lengkap pola makan DASH efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi dan berpotensi mendukung pengendalian tekanan darah melalui perubahan gaya hidup di tingkat pelayanan kesehatan primer.</p>Ika Wahyu PratiwiRina Puspita SariRiani AmeliaAndriansyah AndriansyahSeptyana DewiDaeyani Ika YustianingsihEtin SuhartiniAhmad NurudinAlfin N.RSiswati Rahayu
Copyright (c) 2026 Ika Wahyu Pratiwi, Rina Puspita Sari, Riani Amelia, Andriansyah Andriansyah, Septyana Dewi, Daeyani Ika Yustianingsih, Etin Suhartini, Ahmad Nurudin, Alfin N.R, Siswati Rahayu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-212026-01-21193110.23917/jkk.v5i1.922Ontologi, Objek Kajian, dan Kegunaan Filsafat Hukum Islam sebagai Landasan Teoretis Pengembangan Hukum Syariah
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/946
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif ontologi, objek, serta kegunaan filsafat hukum Islam sebagai landasan teoretis dalam pengembangan hukum Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memperkuat pemahaman konseptual terhadap hukum Islam agar tidak hanya dipahami sebagai norma tekstual, tetapi sebagai sistem nilai yang rasional, etis, dan berorientasi pada kemaslahatan. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi kepustakaan. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan normatif-teologis dan komparatif untuk menelaah berbagai pandangan para ahli mengenai filsafat hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, hukum Islam bersumber dari wahyu Ilahi yang bersifat absolut (syariah), sementara pemahamannya melalui ijtihad manusia (fiqh) bersifat relatif dan dinamis. Pembedaan ini menjadi dasar fleksibilitas hukum Islam dalam merespons perkembangan zaman. Dari sisi objek kajian, filsafat hukum Islam mencakup dua ranah utama, yaitu objek teoritis yang meliputi prinsip, sumber, tujuan, asas, dan kaidah hukum, serta objek praktis yang meliputi rahasia, karakteristik, dan keunggulan hukum Islam dalam kehidupan sosial. Kedua ranah tersebut menunjukkan bahwa filsafat hukum Islam tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif. Penelitian ini juga menegaskan bahwa filsafat hukum Islam memiliki fungsi kritis dan konstruktif. Fungsi kritis berperan dalam mengevaluasi paradigma hukum yang telah mapan, sedangkan fungsi konstruktif membantu membangun sistem hukum Islam yang koheren dan integratif. Dengan demikian, filsafat hukum Islam berperan sebagai jembatan antara wahyu dan realitas sosial, sekaligus menjadi sumber nilai yang tidak pernah kering bagi pengembangan hukum dan perumusan kebijakan hukum yang berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan.</p>Dhiyaul Habib IfhamFaisar AnandaM. Syukri Albani
Copyright (c) 2026 Dhiyaul Habib Ifham, Faisar Ananda, M. Syukri Albani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-302026-01-30324610.23917/jkk.v5i1.946Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 25923
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/947
<p>Infeksi bakteri <em>Staphylococcus aureus</em> masih menjadi masalah kesehatan global, terutama dengan meningkatnya kasus resistensi antibiotik. Kondisi ini mendorong pencarian sumber antibakteri alternatif dari bahan alam. Sabut kelapa <em>(Cocos nucifera L.)</em> diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol sabut kelapa terhadap pertumbuhan <em>Staphylococcus aureus</em> ATCC 25923. Penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan metode difusi cakram Kirby–Bauer pada media Mueller Hinton Agar. Ekstrak etanol sabut kelapa diuji pada tujuh konsentrasi bertingkat (100%; 50%; 25%; 12,5%; 6,25%; 3,125%; dan 1,56%) dengan amoksisilin sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat (mm) yang terbentuk setelah inkubasi 24 jam pada suhu 37°C. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Shapiro–Wilk, Levene test, dan Welch ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak menghasilkan zona hambat terhadap <em>Staphylococcus aureus</em>. Aktivitas tertinggi diperoleh pada konsentrasi 100% dengan rata-rata diameter zona hambat 23,43 mm (kategori sangat kuat), sedangkan konsentrasi lainnya berada dalam kategori kuat. Kontrol positif menunjukkan zona hambat lebih besar (36,25 mm), sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan hambatan. Peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan daya hambat, menunjukkan hubungan konsentrasi–respon yang konsisten. Aktivitas antibakteri ini diduga berkaitan dengan kandungan flavonoid, tanin, fenol, terpenoid, dan alkaloid yang bekerja melalui berbagai mekanisme kerusakan sel bakteri. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol sabut kelapa memiliki potensi sebagai antibakteri alami terhadap <em>Staphylococcus aureus</em> dan berpeluang dikembangkan lebih lanjut melalui pengujian lanjutan seperti penentuan MIC, MBC, serta uji toksisitas.</p>Ema Cristiane Ika Dapa Taka CristianeInsani Fitrahuil JannahSyahrir SyahrirRegina Marvina Hutasoit
Copyright (c) 2026 Ema Cristiane Ika Dapa Taka Cristiane, Insani Fitrahuil Jannah, Syahrir Syahrir, Regina Marvina Hutasoit
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-042026-02-04476310.23917/jkk.v5i1.947Living Qur’an dan Transformasi Digital Qira’at: Studi Penggunaan Aplikasi Mushaf At-Taisir pada Peserta MTQ Cabang Qira’at
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/859
<p>Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan transformasi signifikan dalam praktik keberagamaan umat Islam, termasuk dalam tradisi qira’at al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan aplikasi Mushaf At-Taisir oleh peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) cabang Qira’at sebagai bentuk aktualisasi <em>living Qur’an</em> di era digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dalam paradigma studi <em>living Qur’an</em>, penelitian ini memfokuskan pada pengalaman, pemaknaan, serta dinamika praktik pembelajaran qira’at yang memadukan tradisi talaqqi dengan media digital. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Mushaf At-Taisir berfungsi sebagai media bantu yang efektif dalam memahami variasi qira’at, memperkuat latihan mandiri, serta memperluas akses pembelajaran. Digitalisasi tidak menggantikan peran guru bersanad, tetapi membentuk model pembelajaran hibrida yang mengintegrasikan otoritas tradisional dan teknologi. Dari perspektif <em>living Qur’an</em>, interaksi digital dengan al-Qur’an tetap menghadirkan pengalaman spiritual yang reflektif dan personal. Selain itu, penggunaan aplikasi turut mentransformasi struktur komunitas belajar qira’at menjadi lebih terbuka dan lintas wilayah. Meskipun demikian, ditemukan pula ketegangan antara kemudahan teknologi dan berkurangnya intensitas talaqqi langsung. Penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi qira’at merupakan bentuk adaptasi dinamis tradisi Islam, di mana al-Qur’an terus dihidupkan dalam konteks media dan budaya kontemporer tanpa kehilangan otoritas keilmuan dan dimensi spiritualnya.</p>M Khalyl Fadhlan DarwisAndri AshadiNovizal Wendry
Copyright (c) 2026 M Khalyl Fadhlan Darwis, Andri Ashadi, Novizal Wendry
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-052026-02-05648510.23917/jkk.v5i1.859Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan sebagai Kejahatan Struktural: Rekonstruksi Pertanggungjawaban Pidana Berbasis Sistem dan Kelembagaan
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/959
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis keterbatasan pendekatan pertanggungjawaban pidana yang berorientasi pada individu dalam menjelaskan korupsi pengadaan alat kesehatan, serta merumuskan kerangka pertanggungjawaban pidana berbasis sistem dan struktur kelembagaan. Korupsi pengadaan menunjukkan pola berulang, terorganisasi, dan melibatkan jejaring kekuasaan birokratik maupun politik, sehingga tidak memadai dipahami hanya sebagai deviasi personal pelaku. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer berupa peraturan dan putusan pengadilan dianalisis bersama literatur ilmiah sebagai bahan hukum sekunder. Analisis dilakukan secara normatif-kualitatif untuk membangun argumentasi preskriptif mengenai perluasan paradigma pertanggungjawaban pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan individualistik cenderung menyederhanakan korupsi pengadaan, padahal tindak pidana tersebut sering difasilitasi oleh kelemahan desain kelembagaan, tumpang tindih kewenangan, lemahnya pengawasan, dan relasi kekuasaan yang permisif. Analisis kasus Ratu Atut Chosiyah memperlihatkan bahwa penyimpangan dapat berakar sejak tahap perencanaan dan penganggaran serta melibatkan jaringan aktor yang terhubung secara struktural. Dengan demikian, pemidanaan yang hanya menargetkan individu berisiko tidak efektif mencegah reproduksi kejahatan. Penelitian ini juga menegaskan bahwa efektivitas efek jera bergantung pada kepastian penegakan hukum dan reformasi kelembagaan. Pencegahan korupsi memerlukan integrasi pendekatan penal dan non-penal melalui penguatan pengawasan, transparansi, pendidikan antikorupsi, dan partisipasi publik. Kesimpulannya, korupsi pengadaan alat kesehatan lebih tepat dipahami sebagai kejahatan struktural yang menuntut rekonstruksi pertanggungjawaban pidana berbasis sistem dan kelembagaan.</p>Sinta Saras Wati SafitriSuciyani Suciyani
Copyright (c) 2026 Sinta Saras Wati Safitri, Suciyani Suciyani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-052026-02-058610410.23917/jkk.v5i1.959Tarekat Naqsabandiyah dan Pembentukan Identitas Sosial: Tinjauan Literatur dalam Perspektif Antropologi Agama
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/960
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tarekat Naqsabandiyah dalam pembentukan identitas sosial anggotanya melalui kacamata antropologi agama. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan sumber-sumber relevan dari database nasional dan internasional terkait praktik ritual dan konsep identitas sosial. Temuan menunjukkan bahwa ritual kolektif seperti dzikir berjamaah dan suluk berfungsi sebagai fase liminal yang menciptakan communitas, di mana anggota melepaskan atribut sosial lama dan mengadopsi identitas kolektif yang baru. Peran mursyid sangat sentral sebagai pemimpin spiritual sekaligus penghubung sosial yang memperkuat solidaritas internal. Selain itu, penelitian menemukan bahwa Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia menunjukkan strategi adaptasi yang dinamis terhadap modernitas, menggunakan nilai-nilai spiritual seperti kesabaran dan ukhuwah untuk membentuk identitas sosial yang inklusif dan diterima oleh masyarakat luas. Identitas sosial dalam tarekat tidak hanya bersifat eksklusif-religius, tetapi juga transformatif-sosial yang berkontribusi pada kohesi dan harmoni di tengah dinamika masyarakat kontemporer.</p>Meita RosdianaNasrudin NasrudinKurnia Sari Wiwaha
Copyright (c) 2026 Meita Rosdiana, Kurnia Sari Wiwaha, Maritza Jovita Prameswari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-062026-02-0610511810.23917/jkk.v5i1.960Analisis Narasi Disfungsi Keluarga dalam Lirik Lagu Family Line: Perspektif Psikologi Keluarga melalui Pendekatan Analisis Isi
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/961
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap narasi disfungsi keluarga dalam lirik lagu <em>Family Line</em> karya Conan Gray melalui pendekatan analisis isi kualitatif dengan perspektif psikologi keluarga. Lirik lagu dipandang sebagai teks budaya populer yang merepresentasikan pengalaman emosional individu dalam konteks relasi keluarga. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat dalam lirik lagu yang mengandung makna terkait dinamika keluarga dan pengalaman psikologis. Analisis dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, pengkodean, kategorisasi tematik, serta interpretasi berdasarkan konsep disfungsi keluarga dan dampak psikologisnya. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama. Pertama, konflik orang tua direpresentasikan sebagai sumber ketidakamanan emosional anak, yang memunculkan perasaan takut, sedih, dan tidak berdaya. Kedua, ketidakhadiran dukungan emosional dalam keluarga tergambar melalui narasi pengabaian afektif, yang berpotensi menghambat pembentukan kelekatan aman (<em>secure attachment</em>) dan menimbulkan kesepian psikologis. Ketiga, pengalaman disfungsi keluarga terinternalisasi menjadi luka emosional jangka panjang yang memengaruhi harga diri, regulasi emosi, dan pola relasi interpersonal individu hingga dewasa. Penelitian ini menegaskan bahwa lirik lagu dapat menjadi medium representasi psikologis yang reflektif dan relevan dalam kajian psikologi keluarga. Secara metodologis, studi ini memperluas pendekatan penelitian psikologi keluarga dengan memanfaatkan analisis teks budaya populer sebagai sumber pemahaman mengenai pengalaman emosional individu dalam konteks keluarga.</p>Maritza Jovita PrameswariKurnia Sari Wiwaha
Copyright (c) 2026 Maritza Jovita Prameswari, Kurnia Sari Wiwaha
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-062026-02-0611913210.23917/jkk.v5i1.961Konstruksi Makna Wahyu dan Peran Pesantren Salafi dalam Aksi Kemanusiaan Pascabencana: Studi Kasus Pesantren Ma’had Baitussalam
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/877
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren berbasis manhaj salafi dalam merespons persoalan kemanusiaan pascabencana, dengan menekankan pada konstruksi makna wahyu yang melandasi keterlibatan santri dalam aksi kemanusiaan. Studi ini dilakukan di Pesantren Ma’had Baitussalam yang berlokasi di Lubuk Minturun, Kota Padang, wilayah yang memiliki tingkat kerentanan terhadap bencana alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengajar dan santri, serta dokumentasi kegiatan kemanusiaan pascabencana. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan menerapkan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren berperan aktif sebagai aktor sosial-keagamaan dalam aksi kemanusiaan pascabencana. Keterlibatan tersebut didasarkan pada pemaknaan Q.S. Al-Mā’idah ayat 2 sebagai perintah untuk mengamalkan nilai tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Wahyu dipahami tidak hanya sebagai teks normatif, tetapi sebagai pedoman praktis yang membentuk orientasi moral dan tindakan santri. Keunikan pesantren ini terletak pada kecepatan respons dalam situasi darurat, keterlibatan langsung pengajar dan santri di lapangan, serta integrasi aksi kemanusiaan ke dalam proses pembinaan karakter. Penelitian ini menegaskan bahwa pesantren berbasis manhaj salafi memiliki potensi signifikan dalam mengintegrasikan kesalehan religius dengan praktik solidaritas sosial dalam konteks kebencanaan.</p>Fikramsyah Putra RamadhanAndri AshadiNovizal Wendry
Copyright (c) 2026 Fikramsyah Putra Ramadhan, Andri Ashadi, Novizal Wendry
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-072026-02-0713314710.23917/jkk.v5i1.877Aktualisasi Qs. al-‘Asr dalam Pengelolaan Waktu Keluarga Profesional: Pendekatan Living Qur’an
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/878
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resepsi dan aktualisasi nilai-nilai Qs. al-‘Asr dalam praktik manajemen waktu keluarga profesional melalui perspektif living Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan sosiologis. Lokasi penelitian berada di Perumahan Kordang Damai, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan subjek penelitian keluarga profesional yang memiliki pekerjaan tetap di sektor formal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qs. al-‘Asr diresepsi oleh keluarga profesional secara fungsional dan reflektif. Lafaz <em>wal-‘ashr</em> dimaknai sebagai simbol keterbatasan waktu dan medan ujian kehidupan, yang melahirkan kesadaran akan pentingnya disiplin dan penetapan prioritas. Nilai iman dan amal saleh diaktualisasikan secara integratif dalam aktivitas profesional dan kehidupan keluarga, sehingga mengaburkan dikotomi antara aktivitas keagamaan dan duniawi. Nilai <em>tawā</em><em>ṣau bil ḥaqq</em> berfungsi sebagai prinsip tata kelola keluarga melalui komunikasi dan evaluasi internal, sementara <em>tawā</em><em>ṣau bil ṣabr</em> menjadi modal psikospiritual dalam menghadapi tekanan waktu dan dinamika kehidupan profesional. Secara keseluruhan, Qs. al-‘Asr berfungsi sebagai <em>ethical framework</em> dalam manajemen waktu keluarga profesional. Temuan ini menegaskan bahwa al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai teks normatif, tetapi juga diaktualisasikan sebagai pedoman hidup yang kontekstual dan relevan dengan realitas sosial modern.</p>Faiza Marhamah ElyafiAndri AshadiNovizal Wendry
Copyright (c) 2026 Faiza Marhamah Elyafi, Andri Ashadi, Novizal Wendry
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-072026-02-0714816510.23917/jkk.v5i1.878Ragam Pemaknaan Konsep Khalifah dalam QS. Al-Baqarah [2]: 30: Studi Living Qur’an terhadap Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/868
<p>Konsep <em>khalifah</em> merupakan salah satu tema sentral dalam Al-Qur’an yang berkaitan erat dengan hakikat manusia dan tanggung jawabnya di bumi. Namun, dalam sejarah pemikiran Islam, istilah ini sering mengalami pergeseran makna dari konsep etis-antropologis menjadi legitimasi politik melalui gagasan <em>khilafah</em>. Perbedaan pemaknaan tersebut memunculkan perdebatan serius, khususnya di Indonesia, antara kelompok yang memandang khilafah sebagai sistem politik wajib dan kelompok yang menolaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ragam pemaknaan QS. Al-Baqarah [2]: 30 tentang konsep khalifah dalam perspektif tiga organisasi Islam besar di Indonesia, yaitu Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama, serta mengkaji implikasi sosial dan ideologis dari penafsiran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan <em>Living Qur’an</em>, berbasis studi kepustakaan terhadap kitab tafsir, dokumen resmi organisasi, karya tokoh, serta literatur akademik terkait. Analisis dilakukan melalui pendekatan analisis isi dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hizbut Tahrir Indonesia menafsirkan konsep khalifah secara ideologis sebagai legitimasi teologis penegakan Khilafah Islamiyyah. Sebaliknya, Muhammadiyah memaknai khalifah sebagai amanah eksistensial manusia untuk menciptakan kemaslahatan melalui pendekatan etis, humanistik, dan ekologis. Sementara itu, Nahdlatul Ulama menempatkan konsep khalifah dalam kerangka etis dan <em>maqā</em><em>ṣid al-syarī‘ah</em>, serta menegaskan bahwa khilafah sebagai sistem politik merupakan konstruksi historis, bukan ajaran eksplisit Al-Qur’an. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep khalifah dalam QS. Al-Baqarah [2]: 30 memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kekuasaan politik, meliputi dimensi spiritual, etis, sosial, dan kemanusiaan. Dengan demikian, pemaknaan kontekstual terhadap ayat ini menjadi penting dalam menjawab tantangan masyarakat Muslim modern yang plural dan bernegara.</p>Muhammad Rifky AlfaresAndri AshadiNovizal Wendry
Copyright (c) 2026 Muhammad Rifky Alfares, Andri Ashadi, Novizal Wendry
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-092026-02-0916619410.23917/jkk.v5i1.868Intervensi Orang Tua dalam Pola Asuh Cucu pada Keluarga Multigenerasi: Analisis Maslahah Mursalah dalam Perspektif Maqāṣid Syarī‘ah
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/903
<p>Intervensi orang tua dalam pola asuh cucu merupakan fenomena yang lazim pada keluarga multigenerasi, khususnya dalam masyarakat yang masih kuat memegang nilai budaya kolektivistik. Intervensi tersebut kerap dipahami sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral antar generasi, namun dalam praktiknya juga berpotensi menimbulkan konflik rumah tangga, mengurangi otonomi pasangan suami istri, serta memengaruhi perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, dampak, dan kesesuaian intervensi orang tua dalam pola asuh cucu pada keluarga multigenerasi dengan menggunakan pendekatan maslahah mursalah yang diperkuat oleh kerangka maqāṣid syarī‘ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh pasangan suami istri yang tinggal bersama orang tua di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, serta observasi nonpartisipatif. Data dianalisis secara tematik dengan menguji setiap bentuk intervensi berdasarkan syarat maslahah mursalah dan tingkat urgensinya dalam maqāṣid syarī‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi orang tua muncul dalam berbagai bentuk, seperti pengambilan alih keputusan pengasuhan, tekanan nilai dan norma, pembatasan ruang perkembangan anak, serta intervensi mediatif. Intervensi tersebut memiliki dampak positif dan negatif. Sebagian besar intervensi tidak memenuhi kriteria maslahah mursalah karena manfaatnya tidak nyata dan berpotensi menimbulkan mudarat, sedangkan intervensi yang bersifat mediatif dinilai paling sesuai dengan prinsip kemaslahatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi yang proporsional, komunikatif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak serta keharmonisan keluarga.</p>Wachida Hanum SukmaFairuz Sabiq
Copyright (c) 2026 Wachida Hanum Sukma, Fairuz Sabiq
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-092026-02-0919521210.23917/jkk.v5i1.903Perlindungan Hukum terhadap Korban Pencabulan: Analisis Normatif dalam Sistem Hukum Indonesia dan Hukum Pidana Islam
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/964
<p>Tindak pidana pencabulan terhadap anak merupakan kejahatan seksual yang berdampak serius secara fisik, psikis, dan sosial, sehingga memerlukan perlindungan hukum yang komprehensif dan berorientasi pada korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya perlindungan korban tindak pidana pencabulan dalam perspektif hukum positif Indonesia dan Hukum Pidana Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui studi kepustakaan. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang relevan, didukung bahan hukum sekunder dan tersier. Analisis dilakukan secara kualitatif normatif melalui interpretasi norma, perbandingan doktrin, dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan korban telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 jo. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Pengaturan tersebut mencakup jaminan keamanan, bantuan hukum, restitusi, dan rehabilitasi. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, baik dari faktor korban dan keluarga maupun dari aparat penegak hukum dan keterbatasan sumber daya. Dalam perspektif Hukum Pidana Islam, pencabulan dikategorikan sebagai jarimah ta’zir dengan sanksi yang ditentukan hakim berdasarkan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Perlindungan korban berlandaskan maqashid al-shari’ah, khususnya perlindungan jiwa dan kehormatan, serta dapat mencakup ganti rugi sebagai bentuk pemulihan.</p>Hidiyah AyuSuciyani Suciyani
Copyright (c) 2026 Hidiyah Ayu, Suciyani Suciyani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-132026-02-1321322710.23917/jkk.v5i1.964Analisis Manajemen Biaya dan Waktu pada Proyek Pembangunan Pabrik Golden Inovasi Indonesia di Kawasan Industri Kendal
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/967
<p>Proyek pembangunan fasilitas industri menuntut pengendalian waktu dan biaya yang optimal agar target operasional dan kinerja investasi dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan menyusun dan membandingkan alternatif percepatan jadwal pada Proyek Pembangunan Pabrik Golden Inovasi Indonesia di Kawasan Industri Kendal dengan menerapkan metode crashing, overlapping, serta kombinasi keduanya dalam kerangka time cost trade off. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terapan dengan desain komparatif. Pemodelan jadwal dan identifikasi jalur kritis dilakukan menggunakan Microsoft Project versi 2024 berdasarkan data Rencana Anggaran Biaya (RAB), Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), dan time schedule rencana. Hasil menunjukkan bahwa durasi baseline proyek adalah 287 hari kalender. Metode crashing melalui penambahan lembur pada aktivitas kritis menurunkan durasi menjadi 276 hari (percepatan 11 hari) dengan kenaikan biaya langsung yang sebagian diimbangi penurunan biaya tidak langsung. Metode overlapping melalui perubahan hubungan ketergantungan aktivitas menghasilkan durasi 271 hari (percepatan 16 hari) tanpa penambahan sumber daya signifikan, namun meningkatkan kebutuhan koordinasi. Skenario kombinasi crashing dan overlapping memberikan hasil paling optimal dengan durasi 260 hari (percepatan 27 hari) dan total biaya Rp59.746.964.300, atau lebih rendah Rp98.735.700 dibandingkan baseline. Temuan ini menunjukkan bahwa percepatan dapat meningkatkan efisiensi biaya apabila pengurangan biaya tidak langsung lebih besar daripada tambahan biaya percepatan. Metode kombinasi direkomendasikan sebagai alternatif paling rasional dengan pengendalian risiko dan mutu yang memadai.</p>Almas TanurKartono Wibowo
Copyright (c) 2026 Almas Tanur, Kartono Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-192026-02-1922828910.23917/jkk.v5i1.967Implementasi Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Murid Sekolah Dasar: Studi Penelitian Tinda-kan Kelas di SD Plus Al-Ishlah Bondowoso
https://jsr.ums.ac.id/jkk/article/view/968
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Metode Ummi dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an serta mengkaji peningkatan kemampuan membaca murid sekolah dasar secara sistematis dan terukur. Penelitian dilaksanakan di SD Plus Al-Ishlah Bondowoso dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah satu kelas murid berjumlah 25 orang dan seorang guru Al-Qur’an bersertifikasi Metode Ummi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan membaca Al-Qur’an, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta didukung analisis statistik sederhana untuk melihat kecenderungan peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur’an murid. Rata-rata nilai meningkat dari 67 pada pra-tindakan menjadi 83 pada Siklus II, dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 88%. Peningkatan paling menonjol terjadi pada aspek ketepatan makharijul huruf dan penerapan tajwid, diikuti oleh kelancaran dan tartil bacaan. Secara prosesual, implementasi Metode Ummi yang dilakukan secara bertahap, sistematis, dan disertai evaluasi berkelanjutan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih terarah, aktif, dan konsisten. Keberhasilan tersebut juga didukung oleh kompetensi guru, lingkungan belajar yang kondusif, serta standarisasi evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, Metode Ummi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an murid sekolah dasar secara komprehensif. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan pembelajaran Al-Qur’an berbasis kualitas dan standarisasi, serta memperkaya kajian empiris mengenai implementasi metode pembelajaran Al-Qur’an di tingkat pendidikan dasar.</p>M. Miqdad Javier EfendiMukarom
Copyright (c) 2026 M. Miqdad Javier Efendi, Mukarom
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-012026-03-0129030310.23917/jkk.v5i1.968