UJI SITOTOKSIK FRAKSI DAN EKSTRAK ETANOL RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA (MCF-7)

Authors

  • Adinda Suci Hayuningrum Priningtyas Putri
  • Muhammad Da'i

DOI:

https://doi.org/10.23917/ujp.v1i1.1

Keywords:

Cyperus rotundus, GC-MS, KLT, MCF-7, Sitotoksik

Abstract

Rimpang Rumput Teki (Cyperus rotundus) mengandung senyawa α-cyperone yang memiliki aktivitas sebagai antikanker. Pada penelitian sebelumnya ekstrak metanol rimpang teki memiliki nilai IC50 sebesar 4,52 ± 0,57 μg/mL. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik pada ekstrak etanol serta pada fraksi nheksan, etil asetat, dan etanol:air rimpang teki terhadap sel kanker payudara MCF-7. Uji kualitatif dilakukan dengan KLT untuk membuktikan keberadaan senyawa (α-cyperone) dan dengan GC-MS untuk mengetahui kandungan senyawa mayor dalam rimpang teki. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan etanol 96%.Fraksinasi dilakukan dengan metode cair-cair menggunakan n-heksan, etil asetat, dan etanol:air. Uji sitotoksik dilakukan dengan metode MTT Assay yang selanjutnya dibaca menggunakan ELISA reader. Hasil uji menunjukkan bahwa IC50 pada ekstrak etanol, fraksi n-heksan adalah 1522,608 dan 165,997μg/mL, sedangkan untuk fraksi etil asetat dan fraksi etanol:air tidak dapat terhitung. Hasil uji KLT membuktikan bahwa pada ekstrak terdapat α-cyperone. Pada uji kualitatif dengan GC-MS terlihat hasil bahwa senyawa mayor pada ekstrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat, dan etanol:air didapatkan senyawa mayor berturut-urut berupa 1-Butanamine, 1-Pentanol,5-Cyclopropiliden, Cycloporpil carbinol, 1,2-Ethanediamine.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-02-02

How to Cite

Putri, A. S. H. P., & Da'i, M. (2022). UJI SITOTOKSIK FRAKSI DAN EKSTRAK ETANOL RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA (MCF-7). Usadha Journal of Pharmacy, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.23917/ujp.v1i1.1

Issue

Section

Articles