EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI 5 PUSKESMAS KOTA CIREBON MENURUT PERMENKES NOMOR 74 TAHUN 2016

Authors

  • Maulyta Aidha Tsalsabilla Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Tri Yulianti Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/ujp.v1i2.113

Keywords:

Pelayanan kefarmasian, apoteker, puskesmas, standar pelayanan kefarmasian

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan kegiatan terpadu yang bertujuan mengenali, mencegah dan menangani masalah obat serta masalah kesehatan dengan apoteker sebagai penanggung jawab dalam pelaksanaan pelayanan kefarmasian di fasilitas pelayanan kesehatan, salah satunya di Puskesmas. Apoteker menggunakan Standar Pelayanan Kefarmasian pada Permenkes Nomor 74 Tahun 2016 sebagai pedoman dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian di Puskesmas. Maksud dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian di 5 Puskesmas Kota Cirebon menurut Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Penelitian ini dilakukan di 5 Puskesmas wilayah Kota Cirebon pada 3-8 Januari 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan desain penelitian deskriptif menggunakan kuesioner. Hasil penelitian pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian 5 Puskesmas di Kota Cirebon mencapai 88,13% secara keseluruhan yang meliputi aspek pengelolaan sediaan farmasi dan bahan medis habis kakai sebesar 90,65%, aspek pelayanan farmasi klinik sebesar 72,53%, aspek sumber daya kefarmasian sebesar 89,34% dan aspek pengendalian mutu pelayanan kefarmasian sebesar 100%. Hal ini menunjukan bahwa 5 Puskesmas di Kota Cirebon telah melaksanakan Standar Pelayanan Kefarmasian menurut Permenkes Nomor 74 Tahun 2016 dan perlu memaksimalkan pelayanan kefarmasian terutama aspek pelayanan farmasi klinik pada indikator monitoring efek samping obat (MESO) dan pemantauan terapi obat (PTO).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaira, S., Zaini, E., dan Augia, T., 2016. Evaluasi Pengelolaan Obat pada Puskesmas di Kota Pariaman, Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3 (1), 35.

Dewi, I. G. A. K., Manik, P. I. A., dan Brata, P. D. W., 2020. Gambaran Dan Kajian Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Kota Denpasar Berdasarkan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016, Bali International Scientific Forum, 1 (1), 48–56.

Dianita, P. S., Kusuma, T. M. dan Septianingrum N. M. A. N., 2017. Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kabupaten Magelang Berdasarkan Permenkes RI No. 74 tahun 2016, University Research Colloquium (URECOL), (74), 125–134.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2018. Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Komalasari, V., 2020. Tanggung Jawab Apoteker Dalam Pelayanan Obat Dengan Resep Dokter, Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 1 (2), 226–245.

Kusuma, A. dan Ginting, G., 2020. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Apoteker Terbaik Pada PT. Kimia Farma (Persero) Tbk Medan Menerapkan Metode Vikor, Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON), 1 (3), 252.

Makhdalena, M., Jufri, M., dan Andrajati, R., 2018. Analisis Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan Indikator Pelayanan Pasien WHO pada Puskesmas Kecamatan yang Belum dan Sudah Terakreditasi di Kota Depok, Jurnal Kefarmasian Indonesia, 8 (2), 137–143.

Mardiana, L. A., Noerjanah, F., Susaningsih, H. A. dan Khofifah, 2021. Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Sesuai Permenkes RI No.74 Tahun 2016 di Puskesmas Klari Karawang, (74), 52–57.

Murni, N., Asriwati dan Nur’aini, 2020. Pengaruh Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Terhadap Peningkatan Kepuasan Pasien, Jurnal Kesmas Prima Indonesia, 2 (1), 17–24.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74, 2016. Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75, 2014. Pusat Kesehatan Masyarakat, Jakarta.

Rahem, A., 2017. Profil Pengelolaan dan Ketersediaan Obat Anti Diabetes Oral di Puskesmas, Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 4 (2), 56–61.

Rochjana, A. U. H., Jufri, M., Andrajati, R. dan Sartika, R. A. D., 2019. Masalah Farmasetika dan Interaksi Obat pada Resep Racikan Pasien Pediatri : Studi Retrospektif pada Salah Satu Rumah Sakit di Kabupaten Bogor, Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 8 (1).

Romansyah, E. F., Emelia, R., Piksi, P., dan Bandung, G., 2021. Profil Kelengkapan Resep Antihipertensi terhadap Pasien Antihipertensi di Apotek Nurani Majalaya, 1 (September), 1140–1147.

Sulistyowati, W. D., Restyana, A., danYuniar, A. W., 2020. Evaluasi Pengelolaan Obat Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Jombang Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi, Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI), 1 (2), 60.

Downloads

Published

2022-05-31

How to Cite

Tsalsabilla , M. A. ., & Yulianti, T. (2022). EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI 5 PUSKESMAS KOTA CIREBON MENURUT PERMENKES NOMOR 74 TAHUN 2016. Usadha Journal of Pharmacy, 1(2), 186–204. https://doi.org/10.23917/ujp.v1i2.113

Issue

Section

Articles