KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES DAN KUNJUNGAN BEROBAT SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN ULKUS KAKI DIABETIK RAWAT JALAN

Authors

  • Lilla Prapdhani Agni Hajma Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Cika Mahaya Ananda Syah Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/ujp.v5i3.1255

Keywords:

Kepatuhan penggunaan obat, kontrol glikemik, kepatuhan kunjungan berobat, diabetic foot ulcer

Abstract

Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang memerlukan pemantauan dan pengelolaan secara berkelanjutan. Kepatuhan kunjungan berobat memungkinkan pemantauan kondisi klinis dan terapi, tetapi tidak selalu mencerminkan kepatuhan pasien dalam menggunakan obat antidiabetes. Perbedaan hubungan kedua aspek tersebut dengan kontrol glikemik pada pasien ulkus kaki diabetik masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan kepatuhan penggunaan obat antidiabetes (KPOA) dan kepatuhan kunjungan berobat (KKB) dengan kontrol glikemik (KG) pada pasien ulkus kaki diabetik. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan teknik purposive sampling pada 100 pasien rawat jalan dengan ulkus kaki diabetik di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah di Surakarta pada Februari–April 2025. Kriteria inklusi meliputi pasien dengan ulkus kaki diabetik yang telah melakukan kontrol diabetes dan ulkus secara berturut-turut selama minimal 3 bulan. KPOA dinilai menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale-5 (MARS-5), sedangkan KKB dan KG dinilai berdasarkan data rekam medis. Sebanyak 77% pasien memiliki KPOA rendah, 61% memiliki KG terkontrol, dan 98% patuh terhadap kunjungan berobat. Analisis menggunakan Fisher's Exact Test menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara KPOA dan KG (p = 0,001; OR = 9,713; 95% CI = 2,129–44,307). Pasien yang patuh menggunakan obat memiliki odds 9,713 kali lebih besar untuk mencapai KG terkontrol dibandingkan pasien yang tidak patuh. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara KKB dan KG (p = 0,082; OR = 1,579). KPOA berhubungan signifikan dengan KG, sedangkan KKB tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan KG pada pasien ulkus kaki diabetik. Temuan ini menunjukkan pentingnya kepatuhan penggunaan obat dalam pengelolaan kontrol glikemik pada pasien ulkus kaki diabetik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Diabetes Association Professional Practice Committee for Diabetes. (2026). Standards of care in diabetes—2026. Diabetes Care, 49(Supplement 1). https://doi.org/10.2337/dc26-SOC.

Ayu, N. M. D., Supono, & Rahmawati, I. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 11(2), 117–125. https://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/829 /399.

Bouly, M., Laborne, F. X., Tourte, C., Henry, E., Penfornis, A., & Dardari, D. (2025). The post-healing follow-up of diabetic foot ulcers by a multidisciplinary team to reduce their recurrence: An observational retrospective study. Journal of Clinical Medicine, 14(14), 4975. https://doi.org/10.3390/jcm14144975.

Chen, L., Sun, S., Gao, Y., & Ran, X. (2023). Global mortality of diabetic foot ulcer: A systematic review and meta-analysis of observational studies. Diabetes, Obesity and Metabolism, 25(1), 36–45. https://doi.org/10.1111/dom.14840.

Desi, R. W. N. E., & Halim, R. (2018). Determinan diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Talang Bakung Kota Jambi. Jurnal Kesmas Jambi, 2(1), 50–58. https://doi.org/10.22437/jkmj.v2i1.6539.

Farida, U., & Zhazura, D. K. Al. (2024). Analisa kepatuhan pengambilan obat pada pasien diabetes melitus tipe-2 program rujuk balik di Puskesmas Kota Kediri. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 6(3), 312–317. https://doi.org/10.37311/jsscr.v6i3.29090.

Farooq, R., Bhat, M. H., Majid, S., & Mir, M. M. (2020). Association between T2DM and the lowering of testosterone levels among Kashmiri males. Archives of Endocrinology and Metabolism, 64(5), 528–532. 10.20945/2359-3997000000288.

Gow, K., Rashidi, A., & Whithead, L. (2024). Factors influencing medication adherence among adults living with diabetes and comorbidities: A qualitative systematic review. Current Diabetes Reports, 24(2), 19–25. https://doi.org/10.1007/s11892-023-01532-0.

Jannah, L. R., Elvira, D., Noer, M., Decroli, E., Saputra, D., & Linosefa, L. (2024). Profil pasien diabetes melitus tipe 2 dengan ulkus kaki diabetik di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2020–2021. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 5(2), 121–130. https://doi.org/10.25077/jikesi.v5i2.1114.

Kadang, Y., Atikah, N., & Ahmad, F. (2025). Hubungan tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 di RS Djajakusumah Sukatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(2), 1042–1050. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.38958.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2021.

Kurniawati, T., Lestari, D., Rahayu, A. P., Syaputri, F. N., & Tugon, D. T. A. (2021). Evaluasi profil penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di salah satu rumah sakit Kabupaten Bogor. JSTE, 3(1), 24–34. https://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/jste/article/view/168.

Laoura, P., Nurmainah, N., & Susanti, R. (2023). Kepatuhan minum obat antidiabetika oral pasien ulkus diabetikum rawat jalan di Klinik X Kota Pontianak menggunakan metode kuantitatif. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(1), 166–173. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i1.19276.

LeRoith, D., Biessels, G. J., Braithwaite, S. S., Casanueva, F. F., Draznin, B., Halter, J. B., Hirsch, I. B., McDonnell, M. E., Molitch, M. E., Murad, M. H., & Sinclair, A. J. (2019). Treatment of diabetes in older adults: An Endocrine Society clinical practice guideline. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 104(5), 1520–1574. https://doi.org/10.1210/jc.2019-00198.

Lestari, A. A., & Rizal, A. A. F. (2021). Gambaran tingkat kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus tipe II: Literature review. [Bachelor’s thesis Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur], https://dspace.umkt.ac.id/handle/463.2017/2018.

Marselin, A., Hartanto, F. A. D., & Utami, M. P. S. (2021). Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Ulkus Diabetikum di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: Mix Method. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, 4(2), 51–58. http://dx.doi.org/10.29313/jiff.v4i2.7961.

Mildawati, Diani, N., & Wahid, A. (2019). Hubungan usia, jenis kelamin, dan lama menderita diabetes dengan kejadian neuropati perifer diabetik. Caring Nursing Journal, 3(2), 31–37. https://doi.org/10.37341/interest.v13i1.632.

Musdalifah, & Nugroho, P. S. (2020). Hubungan jenis kelamin dan tingkat ekonomi dengan kejadian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda tahun 2019. Borneo Student Research (BSR), 1(2). https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/483/252.

Nascimento, T., Andrade, A., Pinto, E., Cabrita, C., Pais, S., & Puerta, R. d. l. (2025). Medication adherence and glycemic control in older adults with type 2 diabetes: A cross-sectional study in a community setting. Diabetology, 6(5), 33. https://doi.org/10.3390/diabetology6050033.

Nufus, H., Dalimunthe, A., & Wiryanto. (2025). The effect of pharmacist counseling on adherence to antidiabetic medications and glycemic control. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 12(2), 178–185. https://doi.org/10.25077/jsfk.12.2.178-185.2025.

Omotosho, I. A., Shamsuddin, N., Zaman Huri, H., Chong, W. L., & Rehman, I. U. (2025). From control to cure: Insights into the synergy of glycemic and antibiotic management in modulating the severity and outcomes of diabetic foot ulcers. International Journal of Molecular Sciences, 26(14), 6909. https://doi.org/10.3390/ijms26146909.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2024). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2024. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

Prabhu, K., Salwe, K. J., Saravanabavan, N., & Manimekalai, K. (2023). Medication adherence using medication possession ratio and proportion of days covered among elderly diabetic patients visiting a tertiary care hospital in Puducherry. Biomedical & Pharmacology Journal, 16(1), 179–188. https://doi.org/10.13005/bpj/2599.

Samba, N. M. R. A. M., Sukarmini, N. N. F., Lestari, N. K. S., Sarasmita, M. A., & Larasanty, L. P. F. (2019). Efek penggunaan obat antidiabetes terhadap luaran terapi pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi ulkus kaki diabetik di RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Ilmiah Medicamento, 5(2), 82-87. https://doi.org/10.36733/medicamento.v5i2.434.

Supriatin, T., Rizki, P., Anggraeni, H., Adyaningsih, N., Arifah, C., & Hidayani, H. T. (2025). Pengelolaan terapi pada pasien dengan ulkus diabetes berkaitan dengan gangguan pembuluh darah perifer: Literature review. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi, 3(1), 55–69. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i1.491.

Umat, D., St. P., & Padua, A. (2022). Edukasi diabetes melitus dan pemeriksaan kadar glukosa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MAPALUS, 1(1), 18–25.

Veranita, Wahyuni, & Hikayati. (2016). Hubungan antara kadar glukosa darah dengan derajat ulkus kaki diabetik. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 3(2), 44–50. https://jks-fk.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jk_sriwijaya/article/view/42.

Woo, M. W. J., & Cui, J. (2023). Factors influencing foot care behaviour among patients with diabetes: An integrative literature review. Nursing Open, 10(7), 4216–4243. https://doi.org/10.1002/nop2.1710.

Xu, H., Wu, C., Zhang, L., Ju, Y., Chen, J., Hu, Q. (2026). The effectiveness of a foot-care education program based on multi-theory model in diabetic patients with risk of foot ulceration: A randomized controlled trial protocol. PLOS ONE, 21(6), e0350892. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0350892.

Yumiko, Y., & Felicia, J. (2025). Intervensi non-farmakologis dalam kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 7031–7037. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.25604.

Zikransyah, T. M. H., Rizal, F., & Mustaqim, M. H. (2023). Hubungan jenis kelamin dengan kejadian ulkus diabetikum di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(5), 291–295. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.5.291-295.

Zulri, M. O. (2023). Gambaran HbA1c pada pasien penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi ulkus diabetikum di RSU Adam Malik Medan tahun 2022. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(8), 1829–1839. https://doi.org/10.58344/jmi.v2i8.370.

Downloads

Published

2026-09-03

How to Cite

Hajma, L. P. A., & Syah, C. M. A. (2026). KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES DAN KUNJUNGAN BEROBAT SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN ULKUS KAKI DIABETIK RAWAT JALAN. Usadha Journal of Pharmacy, 5(3), 327–339. https://doi.org/10.23917/ujp.v5i3.1255

Issue

Section

Articles