AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG RAJA, PISANG AMBON, PISANG TANDUK TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DAN Klebsiella pneumonia

Authors

  • Ummi Hamidah Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/ujp.v1i1.130

Keywords:

kulit pisang, resistensi, antibakteri, Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella pneumonia

Abstract

Jenis kuman pathogen seperti Pseudomonas sp. dan Klebsiella sp. mempunyai resistensi tinggi terhadap beberapa antibiotik. Penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang berlebih. Kejadian ini memberikan peluang untuk menemukan senyawa yang berguna sebagai antimikroba dari tanaman. Indonesia memiliki beragam jenis tumbuhan, diantaranya pisang. Limbah kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagi antimikroba. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit pisang raja, ambon dan tanduk serta senyawa metabolit sekunder yang terdapat didalamnya. Pada penelitian menggunakan metode difusi cakram. Uji statistik two way anova menunjukkan p > 0,05 jadi tidak ada perbedaan antara 3 jenis kulit pisang. Zona hambat terbesar didapatkan pada ekstrak kulit pisang tanduk dengan 10,25±1,98 pada P.aeruginosa isolat klinis. Senyawa yang terkandung dalam kulit pisang Ambon dan Tanduk yaitu flavonoid dan alkaloid, sedangkan kulit Raja mengandung flavonoid, alkaloid, dan polifenol.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fajrina R.F.N., Rahayu I.G., Wahyuni Y. and Rahmat M., 2019, Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Pisang Ambon (Musa Acuminata Colla) Terhadap Staphylococcus Aureus Secara in-Vitro, Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11 (1), 230.

Feby Fitriahani, 2017, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% limbah Kulit Pisang (Musa acuminate x Musa balbisiana cv Candi) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, 01, 1–7. Terdapat di: http://www.albayan.ae.

Hermawan A., Eliyani H. and Tyasningsih W., 2007, Pengaruh Ekstrak Daun Sirih ( Piper betle L .) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Dengan Metode Difusi Disk, , 1–7.

Indrawati S., Yuliet and Ihwan, 2015, EFEK ANTIDIABETES EKSTRAK AIR KULIT BUAH PISANG AMBON ( Musa paradisiaca L .) TERHADAP MENCIT ( Mus musculus ) MODEL HIPERGLIKEMIA, Journal of Pharmacy, 2 (1), 133–140.

Jawetz E. J. L and Adelberg E.A.M., 2001, Mikrobiologi Kedokteran, edisi XXII, Salemba Medika, Jakarta.

Katrin D., Idiawati N. and Sitorus B., 2015, Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Daun Malek ( Litsea graciae Vidal) Terhadap Bakteri Stapylococcus aureus dan Escherichia coli, Jkk, 4 (1), 7–12. Terdapat di: http://jurnal.untan.ac.id.

Leba M.A.U., 2017, Buku Ajar: Ekstraksi dan Real Kromatografi, Deepublish, Yogyakarta.

Lestyo W., 2011, Kromatografi Lapis Tipis, Taman kampus presindo: Jember.

Moektiwardoyo M., Iskandar Y., Susilawati Y., Musfiroh I., Sumiwi S.A., Levita J. and Abdassah M., 2018, Jawer Kotok, Plectranthus Scutellarioides, dari Etnofarmasi Menjadi Sediaan Fitofarmasi, Deepublish, Yogyakarta.

Najib A., 2018, Ekstraksi Senyawa Bahan Alam, Deepublish, Yogyakarta.

Pane E.R., 2013, Uji Aktivitas Senyawa Antioksidan dari Ekstrak Metanol Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca Sapientum), Jurnal Kimia VALENSI, 3 (2)

Penesyan A., Gillings M. and Paulsen I.T., 2015, Antibiotic discovery: Combatting bacterial resistance in cells and in biofilm communities, Molecules, 20 (4), 5286–5298.

Radji M. and Biomed M., 2011, Buku Ajar Mikrobiologi : Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Refdanita, Maksum R., Nurgani A. and Endang P., 2004, Di Ruang Rawat Intensif Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Tahun 2001 – 2002, Makara Kesehatan, 8 (2), 41–48. Rollando, 2019, Senyawa Antibakteri dari Fungi Endofit, CV. Seribu Bintang, malang.

Rukmana R., 2001, Aneka Olahan Limbah : Tanaman Pisang, Jambu Mete, Rosella, Kanisius, Yogyakarta.

Saifudin A., 2014, Senyawa Alam Metabolit Sekunder: Teori, Konsep, dan Teknik Pemurnian, Deepublish, Yogyakarta.

Singh B., Bhat T.K. and Singh B., 2003, Potential therapeutic applications of some antinutritional plant secondary metabolites, Journal of Agricultural and Food Chemistry, 51 (19), 5579–5597.

Suhono B., Yuzammi, Witono J.., Hidayat S., Handayani T., Sugiarti, Mursidawati S., Triono T., Astuti I.. and Sudarmono, 2010, Ensiklopedia Flora, Dalam PT Kharisma Ilmu, Bogor.

Sutrisna E., 2016, Herbal Medicine, Muhammadiyah University Press, Surakarta.

Tyas A.N., 2011, Uji Aktivitas Penangkap Radikal Bebas Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daun Benalu Mangga (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq.) Dengan Metode DPPH, , 25. Terdapat di: http://eprints.ums.ac.id/15022/.

Wagner H. and Bladt S., 1996, Plant Drug Analysis: A Thin Layer Chromatography Atlas. 2nd Edition, Springer-Verlag, Berlin.

Zukhri S. and Hidayati N., 2017, Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Pelepah Pisang Raja (Musa x paradisiaca L .) pada Bakteri Staphylococcus Aureus, Gaster, XV (2), 216–231.

Downloads

Published

2022-02-28

How to Cite

Hamidah, U., & Kusumowati, I. T. D. (2022). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG RAJA, PISANG AMBON, PISANG TANDUK TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DAN Klebsiella pneumonia . Usadha Journal of Pharmacy, 1(1), 99–110. https://doi.org/10.23917/ujp.v1i1.130

Issue

Section

Articles