PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SWAMEDIKASI MASYARAKAT PENGUNJUNG DI EMPAT APOTEK KABUPATEN BOYOLALI

Authors

  • Wildha Putri Wijaya Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Tri Yulianti Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/ujp.v2i2.144

Keywords:

pengetahuan, sikap, perilaku, swamedikasi

Abstract

Swamedikasi merupakan perilaku mengkonsumsi obat sendiri berdasarkan diagnosis gejala sakit serta merupakan bagian dari self care untuk menjaga kesehatan dan mengatasi penyakit. Kebiasaan masyarakat mendapatkan obat tanpa resep dokter di apotek karena lebih murah dan mudah mendapatkan informasi terkait obat. Namun, pengobatan sendiri ini dapat menyebabkan kesalahan dalam pemilihan obat karena terbatasnya pengetahuan yang dimiliki masyarakat tentang obat dan penggunaannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku swamedikasi dan menganalisis ada tidaknya hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap, pengetahuan dengan perilaku, dan sikap dengan perilaku masyarakat pengunjung yang melakukan swamedikasi di empat apotek Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan cross sectional dan sumber data didapatkan melalui kuesioner kepada responden dalam bentuk angket yang sudah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan metode consecutive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 318 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji rank-spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan responden memiliki nilai persentase tingkat pengetahuan sebanyak (39,94%) dalam kategori cukup, sebanyak (90,57%) memiliki sikap yang positif, dan perilaku sebanyak (43,40%) berada pada kategori baik terhadap swamedikasi. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap (p-value 0,027), pengetahuan dengan perilaku (p-value 0,007), dan sikap dengan perilaku (p-value 0,000) dalam melakukan swamedikasi. Kontribusi penelitian ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemahaman swamedikasi yang tepat dalam pemilihan obat yang aman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albusalih F. A., Atta A. N., Rizwan A. and Niyaz A, 2017, Prevalence of Self-Medication among Students of Pharmacy and Medicine Colleges of a Public Sector University in Dammam City, Saudia Arabia, Jurnal Pharmacy, 5(3), 51.

Antari N. P. U. and Putra A. S., 2016, Tingkat Pengetahuan tentang Penanganan Obat dalam Swamedikasi dan Pengaruhnya terhadap Kebiasaan Menggunakan Obat pada Responden di Apotek Gunung Sari, Jurnal Ilmiah Medicamento, 2(2), 53-57.

BMKG, 2022, Prakiraan Musim Hujan Tahun 2022/2023 di Indonesia, terdapat di: https://www.bmkg.go.id/berita/?p=prakiraan-musim-hujan-tahun-2022-2023-diindonesia&lang=ID&s=detil [diakses pada 11 Februari 2023].

Badan POM RI, 2014, Menuju Swamedikasi yang Aman, Info Pom, 15(1), 3-11.

Badan Pusat Statistik, 2021, Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir, terdapat di: https://www.bps.go.id/indicator/30/1974/1/persentase-penduduk-yang-mengobatisendiri-selama-sebulan-terakhir.html [diakses pada 11 Februari 2023].

Che Md Ghazali N. H, 2016, A Reliability and Validity of an Instrument to Evaluate the School-Based Assesment System: A Pilot Study, International Journal of Evaluation and Research in Education, 5(2), pp, 148-157.

Depkes RI, 2006, Pedoman Penggunaan Obat bebas dan Obat Bebas Terbatas, Direktorat bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Jakarta.

Feli F., Pratiwi L. and Rizkifani S., 2022, Analisis Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Program Studi Farmasi Terhadap Swamedikasi Obat Bebas dan Bebas Terbatas, Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(2), 275-286.

Handayani D. T., Sudarso. and Kusuma A. M., 2013, Swamedikasi pada Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan, Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 3(3), 197-202.

Harahap N. A., Khairunnisa K. and Tanuwijaya J., 2017, Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan, Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3(2), 186.

Irwan, 2017, Etika dan Perilaku Kesehatan, CV. Absolute Media, Yogyakarta

Kamba V., Wicita P. S., Basri I. F. and Ishak P. Y., 2022, Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Rasionalitas Swamedikasi pada Masa Pandemi di Kota Gorontalo, Jurnal Surya Medika, 8(2), 86-94.

Kemenkes RI., 2015, Pemahaman Masyarakat Akan Penggunaan Obat Masih Rendah, Pusat Komunikasi Publik, Jakarta.

Kristyowati A. D., 2022, Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat tanpa Resep Dokter di Desa Muncang Kabupaten Lebak Periode Juni 2021, PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal, 2(1), 71-83.

Masturoh I., dan Nauri A.T., 2018, Metodologi Penelitian Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Megasari E. and Ilmi T., 2020, Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Tindakan Swamedikasi Pada Masyarakat Kelurahan Pojok Kota Kediri, Java Health Journal, 6(1).

Menkes RI., 2016, Peraturan Menteri Kesehatan No 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Muharni S., Fina A. and Maysharah M., 2015, Gambaran Tenaga Kefarmasian dalam Memberikan Informasi Kepada Pelaku Swamedikasi di Apotek-Apotek Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 2(1), 47-53.

Nuryadi., Tutut D.A., Endang S.U., and Budiantara, M., 2017, Dasar-Dasar Statistik Penelitian, SIBUKU MEDIA, Yogyakarta.

Osemene, K. P. and Lamikanra A., 2012, A study of the prevalence of self-medication practice among university students in Southwestern Nigeria, Tropical Journal of Pharmaceutical Research, 11(4), 683-689.

Ritonga, F., 2020, Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada Wus di Puskesmas Pembantu Kel. Sidorejo Hilir Medan, Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 6(1).

Sari A., and Tavia A.P., 2022, Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi Masyarakat ditengah Masa Pandemi COVID-19, Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3).

Saryanti, D. and Anggraini T. D., 2018, Edukasi Pemilihan Obat dalam Swamedikasi Penyakit Flu dan Batuk pada Anak, E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 220.

Siahaan, S., Usia T., Pujiati S., Tarigan I.U., and Murhandini S., (2017), Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat dalam Memilih Obat yang Aman di Tiga Provinsi di Indonesia, Jurnal Kefarmasian Indonesia, 7(2), 136–145.

Sitindaon L. A., 2020, Perilaku Swamedikasi, Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada 9(2), 787-791.

Sketcher-Baker K., 2017, Guide to Informed Decision-making in Health Care, 2nd Ed., Queensland Health, pp, 9(67).

Suarni E., Yesi Astri. and Maya Dwinta S., 2014, Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Konsumsi Obat Tanpa Resep Dokter di Apotek Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Tahun 2013, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Syifa’ Medika, 4(2), 75-84.

Surahman R. M. and Supardi S., 2016, Metodologi Penelitian, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Pusdik SDM Kesehatan, Jakarta.

World Health Organization., 2000, Guidelines For The Regulatory Assesment of Medicinal Products for Use In Self-Medication, World Health Organization, Geneva.

Yusrizal, 2015, Gambaran Penggunaan Obat dalam Upaya Swamedikasi Pada Pengunjung Apotek Pandan Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2014, Jurnal Analisis Kesehatan Vol 4, No 2.

Downloads

Published

2022-05-31

How to Cite

Wijaya, W. P., & Yulianti, T. (2022). PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SWAMEDIKASI MASYARAKAT PENGUNJUNG DI EMPAT APOTEK KABUPATEN BOYOLALI. Usadha Journal of Pharmacy, 2(2), 163–177. https://doi.org/10.23917/ujp.v2i2.144

Issue

Section

Articles