AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, DAN BIOAUTOGRAFINYA

Authors

  • Aminah Fitriana Hamka Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Cita Hanif Muflihah Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/ujp.v2i2.153

Keywords:

Cosmos caudatus K., Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, Antibakteri, Bioautografi

Abstract

Infeksi merupakan penyakit yang paling umum menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian. Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri yang dapat menimbulkan infeksi lokal maupun sistemik. Tujuan dari penelitian untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun kenikir terhadap Staphylococcus  epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa dan mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab terhadap aktivitas tersebut. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan sokletasi menggunakan metanol pro analisis. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 2, 4, 6, dan 8 mg/disk. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi disk. Hasil uji menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi 8 mg/disk dengan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 16,63 ± 0,50 mm dan 10,5 ± 0,5 mm. Identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder daun kenikir menggunakan KLT dengan fase diam silika gel dan fase gerak etil asetat : asam asetat glasial : air (100:11:26 v/v/v), hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun kenikir mengandung senyawa fenolik dan flavonoid. Identifikasi senyawa yang berpotensi sebagai antibakteri dengan metode bioautografi kontak tidak menunjukkan adanya potensi antibakteri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia S., Wahdaningsih S. and Untari E.K., 2014, Uji aktivitas antibakteri fraksi n-heksan kulit buah naga merah ( Hylocereus polyrhizus Britton & Rose ) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 1 (2), 61–64.

Andrian R., 2016, Pengenalan Alat-Alat Laboratorium Mikrobiologi Untuk Mengatasi Keselamatan Kerja dan Keberhasilan Praktikum, Jurnal Mikrobiologi, 1 (1)

Angelina M., Turnip M. and Khotimah S., 2015, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum L .) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, Jurnal Protobiont, 4 (1), 184–189.

Augustine H., Gillis J. and Williams J., 2015, Pseudomonas aeruginosa would infections: a critical appraisal of Topical Antiseptics, Dalhousie Medicine Universsity, 42 (1)

Azizah R. and Artanti N., 2019, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Dan Getah Pelepah Serta Bonggol Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca Linn) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae dengan Metode Difusi Agar, , 01, 29–38.

Brecher M.E. and Hay S.N., 2005, Bacterial contamination of blood components, Clinical Microbiology, 18 (1), 4.

Chan E.W.C., Wong S.K. and Chan H.T., 2016, Ulam herbs of Oenanthe javanica and Cosmos caudatus: An overview on their medicinal properties, Journal of Natural Remedies, 16 (4), 6–8.

Christoper W., Natalia D. and Rahmayanti S., 2017, Artikel Penelitian Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine americana ( Aubl .) Merr . Ex K . Heyne .) terhadap Trichophyton mentagrophytes secara In Vitro, Jurnal Kesehatan Andalas, 6 (3), 685–689.

CLSI, 2020, Performance Standards for Antimicrobial Suscsptibility Testing,

Dwiyanti W., Ibrahim M. and Trimulyono G., 2014, Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus) terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus cereus secara In Vitro, Lentera Bio Berkala Ilmiah Biologi, 3, 1–5.

Husna F. and Mita S.R., 2020, Identifikasi Bahan Kimia Obat Dalam Obat Tradisional Stamina Pria dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis, Farmaka, 18 (2), 16–25.

Jawetz, Melinick and Aldeberg, 2007, Mikrobiologi Kedokteran, 23rd ed., Penerbit Buku Kedokteran EGC, Indonesia.

Markham K.., 1988, Cara Mengidentifikasi Flavonoid, Penerbit ITB, Bandung.

Noor A.S., Triatmoko B. and Nuri N., 2020, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol dan Fraksi Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) terhadap Salmonella typhi, Pustaka Kesehatan, 8 (3), 4–6.

Nurwaini, S., and Savitri A.I., 2020, Formulasi sediaan gel antiseptik tangan daun jambu mete (Anacardium occidentale L ), Prosiding University Research Colloquium, 95–105.

Paputungan W.A., Lolo W.A. and Siampa J.P., 2019, Aktivitas antibakteri dan analisis KLT-bioautografi dari fraksi biji kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex A . Froehner), PHARMACON, 8 (3), 516–524.

Pratama I.M.O., 2017, Obat tradisional, 2. Putra Y., Samirana and Andhini, 2020, Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Flavonoid Potensial Antioksidan dari Daun Binahong (Anredera scandens (L.) Moq.), , 8 (2), 85–94.

Ramadhan F., Mukarramah L., Yulian R. and Hilyatun N., 2018, Flavonoids from endophytic bacteria of Cosmos caudatus Kunth. leaf as anticancer and antimicrobial, Asian Journal Of Pharmaceutical and Clinical Research, 11 (1), 200–204.

Sari E.R., Lely N. and Septimarleti D., 2018, Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol dan Beberapa Fraksi Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) terhadap Bakteri Penyebab Disentri Shigella sp, Jurnal Penelitian Sains, 20 (1), 4–5.

Sia Y.S., Chern Z.W., Hii S.P., Tiu Z.B. and Arifin M.A., 2020, Antimicrobial Activity against Pathogenic Bacteria, Antioxidant and Cytotoxic Activity of Cosmos caudatus, International Journal of Engineering Technology and Sciences (Ijets), 7 (1), 32–43. http://dx.doi.org/10.15282/ijets.7.1.2020.1004.

Sutrisna E., 2016, Herbal Medicine : Suatu Tinjauan Farmakologis, Muhammadiyah University Press, Indonesia.

Wagner and Bladt, 1996, Plant drug analysis. Springer, Berlin, Heidelberg

Wardhani L.K. and Sulistyani N., 2012, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Daun Binahong (Anredera scandens ( L .) Moq) terhadap Shigella flexneri beserta profil kromatografi lapis tipis, Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 2 (1), 1–16.

Yacob T. and Endriani R., 2010, Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Ketepeng Cina (Senna alata) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli secara In Vitro,13 (65), 63–66.

Downloads

Published

2023-05-31

How to Cite

Hamka, A. F., & Muflihah, C. H. (2023). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, DAN BIOAUTOGRAFINYA. Usadha Journal of Pharmacy, 2(2), 257–267. https://doi.org/10.23917/ujp.v2i2.153

Issue

Section

Articles