FORMULASI SEDIAAN SERUM ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
DOI:
https://doi.org/10.23917/ujp.v3i3.340Keywords:
antioksidan, 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil, sediaan serum, buah Averrhoa bilimbiAbstract
Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa saponin, pektin, vitamin C, flavonoid yang dapat menangkal radikal bebas penyebab kerusakan pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu fisik ektrak dan aktivitas antioksidan sediaan serum ekstrak etanol buah belimbing wuluh dengan konsentrasi 5%, 7,5%, dan 10%. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Uji mutu fisika meliputi uji pH, viskositas, organoleptis, daya lekat, dan daya sebar. Hasil pengujian mutu fisik sediaan serum yaitu pH sedian berkisar antara 4,26–4,74; viskositas berkisar antara 2007,00–2886,67 cPs; daya sebar berkisar antara 6,30–7,57 cm dan daya lekat berkisar antara 1,55–2,36 detik. Hasil pengujian antikoksidan didapatkan nilai IC50 masing-masing formula sebagai berikut: formula I 154,43 ppm; formula II 96,18 ppm dan formula III 49,58 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan variasi konsentrasi kandungan ekstrak etanol buah belimbing wuluh mempengaruhi mutu fisik dan formula III dengan kandungan 10% ekstrak memberikan aktivitas antioksidan terkuat.
Downloads
References
Amarowicz, R., Naczk, M., and Shahidi, F. 2000. Antioxidant activity of crude tannins of canola and rapeseed hulls. Journal of the American Oil Chemists’ Society, 77 (9), 957–961. available at: https://doi.org/10.1007/s11746-000-0151-0.
Cahyadi, W. 2006. Bahan tambahan pangan. Jakarta: Bumi aksara.
Depkes RI. 1985. Formularium Kosmetika Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Depkes RI. 2000. Inventaris Tanaman Obat Indonesia. Jilid I. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Draelos, Z.D. 2010. Cosmetic dermatology: product and procedures. West sussex: Wiley blackwell.
Garg, A., Aggarwal, D., Garg, S., and Singla, A.K. 2002. Spreading of semisolid formulation: an update. Pharmaceutical Technology, 26 (9), 84-105.
Haliza, M.N., Amananti, W., and Santoso, J. 2020. Formulasi sediaan serum spray ekstrak pegagan (Centella asiatica L) sebagai anti aging alami. Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi, 7 (1), 1-6.
Kemenkes RI. 2017. Farmakope Herbal Indonesia. Edisi II. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kindangen, O.C., Yamlean, P.V.Y., and Wewengkang, D.S. 2018. Formulasi gel antijerawat ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dan uji aktivitasnya terhadap bakteri Stapilococus aureus secara in vitro. Pharmacon: Jurnal Imiah Farmasi-UNSRAT, 7 (3), 283-293.
Leba, M.A.U. 2017. Ekstraksi dan real kromatografi. Yogyakarta: Deepublish.
Pearce, E.C. 2011. Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Jakarta: Gramedia pustaka utama.
Putriana, A. 2018. Ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) sebagai ovisida keong mas (Pomacea canaliculata L.). Skripsi. UIN Raden Intan Lampung.
Surini, S., Mubarak, H., and Ramadon, D. 2018. Cosmetic serum containing grape (Vitis vinifera L.) seed extract phytosome : formulation and in vitro penetration study. Journal of Young Pharmacists, 10 (2), S51-S55.
Thakre, A.D. 2017. Formulation and development of de pigment serum incorporating fruits extract. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 2 (12), 330-382.
Wati, E.A., Prasetya, F., and Suparningtyas, J.F. 2022. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, Samarinda 15-17 November 2022, 21–24. available at: https://doi.org/10.25026/mpc.v16i1.666.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Siti Fatimah, Danang Raharjo, Bangkit Riska Permata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









