HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SWAMEDIKASI DISMENOREA PADA MAHASISWA STRATA-1 DI SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.23917/ujp.v3i4.432Keywords:
Dismenorea, Pengetahuan, Sikap, SwamedikasiAbstract
Swamedikasi adalah upaya seseorang mengatasi penyakit tanpa berkonsultasi kepada dokter. Swamedikasi dapat menjadi pilihan untuk mengatasi penyakit ringan, seperti dismenorea primer. Kecenderungan seseorang yang memutuskan melakukan swamedikasi, dapat didorong karena tingkat pengetahuannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarakan serta menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi dismenorea mahasiswi S1 di fakultas kesehatan dan non kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 129 responden. Kuisioner dalam bentuk google form digunakan sebagai instrumen pada penelitian ini. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat (mann whitney dan uji korelasi rank spearman). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa mahasiswi S1 fakultas kesehatan memiliki pengetahuan cukup (57,1%) sedangkan mahasiswi S1 fakultas non kesehatan memiliki pengetahuan kurang (50,9%). Mahasiswi fakultas kesehatan cenderung bersikap lebih baik (88,6%) daripada mahasiswi non kesehatan dalam swamedikasi dismenorea dengan hasil cukup (58,2%). Dari hasil uji dengan mann whitney, terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap antara mahasiswi fakultas kesehatan dan non kesehatan dengan nilai p-value < 0,05. Hasil uji korelasi dengan rank spearman pada penelitian ini juga menunjukan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap, dengan korelasi sedang (0,499) dan nilai signifikansi yang bernilai positif. Artinya, semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang maka sikap swamedikasi dismenorea nya juga semakin baik.
Downloads
References
Alam N., Saffoon N. and Uddin R., 2015, Self-medication among medical and pharmacy students in Bangladesh, BMC Research Notes, 8 (1), 4–9, https://doi.org/10.1186/s13104-015-1737-0.
Ambarani G., 2023, Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Swamedikasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan , Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Amperaningsih Y. and Fathia N., 2019, Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Di Bandar Lampung, Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 14 (2), https://doi.org/10.26630/jkep.v14i2.1306 .
Armour M., Parry K., Al-Dabbas M.A., Curry C., Holmes K., MacMillan F., Ferfolja T. and Smith C.A., 2019, Self-care strategies and sources of knowledge on menstruation in 12,526 young women with dysmenorrhea: A systematic review and meta-analysis, Plos One, 14 (7), 10.1371/journal.pone.0220103 .
Atmadani R.N., Nkoka O., Yunita S.L. and Chen Y.H., 2020, Self-medication and knowledge among pregnant women attending primary healthcare services in Malang, Indonesia: A cross-sectional study, BMC Pregnancy and Childbirth, 20 (1), 1–11, 10.1186/s12884-020-2736-2 .
Badan Pengawas Obat dan Makanan, 2014, Menuju Swamedikasi yang Aman, Info POM, Jakarta.
Badan Pusat Statistik, 2023, Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir (Persen) 2021-2023, Terdapat di : https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk3NCMy/persentase-penduduk-yang-mengobati-sendiri-selama-sebulan-terakhir--persen-.html [Diakses pada : 3 Desember 2023].
Bakro M. R., Farrukh M. J., Rajagopal M. S., Kristina S. A., Ramatillah D. L., Ming L. C., Paneerselvam G. S. and Hadi M. A., 2023, Assessment of prevalence, knowledge and health-related practices of dysmenorrhea among Malaysian women in Kuala Lumpur: a cross-sectional survey, Annals of Medicine, 55 (2), 10.1080/07853890.2023.2281655.
Bharati J. P., Ulak S., Shrestha M.V., Dixit S.M., Acharya A. and Bhattarai A., 2021, Self-medication in primary dysmenorrhea among medical and nursing undergraduate students of a tertiary care hospital: A descriptive cross-sectional study, Journal of the Nepal Medical Association, 59 (238), 537–541, 10.31729/jnma.6397.
Brata C., Fisher C., Marjadi B., Schneider C.R. and Clifford R.M., 2016, Factors influencing the current practice of self-medication consultations in Eastern Indonesian community pharmacies: A qualitative study, BMC Health Services Research, 16 (1), 1–10, 10.1186/s12913-016-1425-3.
Budiman and Riyanto A., 2013, Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan, Salemba Medika, Jakarta.
Chiu M.H., Hsieh H.F., Yang Y.H., Chen H.M., Hsu S.C. and Wang H.H., 2017, Influencing factors of dysmenorrhoea among hospital nurses: A questionnaire survey in Taiwan, BMJ Open, 7 (12), 1–8, https://doi.org/10.1136/bmjopen-2017-017615.
Depkes RI, 2007, Pedoman Penggunaan Obat Bebas Dan Bebas Terbatas, Kementrian Kesehatan RI, Jakarta.
Fatima A., Mamatha K.R., Ambika B. and Rajarathna K., 2017, Self-medication practice in primary dysmenorrhea among medical and paramedical students - a cross-sectional questionnaire study, National Journal of Physiology, Pharmacy and Pharmacology, 7 (5), 458–463, 10.5455/njppp.2017.7.1233424122016.
Feli F., Pratiwi L. and Rizkifani S., 2022, Analisis Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Program Studi Farmasi Terhadap Swamedikasi Obat Bebas dan Bebas Terbatas, Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4 (2), 275–286, https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14027.
Ghozali I, 2018, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS19, (5th ed), Universitas Diponegoro, Semarang.
Gyawali S., Ravi Shankar P., Poudel P.P. and Saha A., 2015, Knowledge, attitude and practice of self-medication among basic science undergraduate medical students in a medical school in Western Nepal, Journal of Clinical and Diagnostic Research, 9 (12), FC17–FC22, 10.7860/JCDR/2015/16553.6988.
Handayani T.D. and Kusuma M.A., 2013, Swamedikasi Pada Mahasiswa Kesehatan Dan Non Kesehatan Self Medication Among Students Majoring in Health and Non Health Sciences, Manajemen dan Pelayanan Farmasi,, 3 (3), 197–202, 10.22146/JMPF.193.
Harlianti M.S.R.I. and Widiastuti R.D.W.I., 2021, Dysmenorrhea Management by Non-Medical Faculties Students of Universitas Muhammadiyah Surakarta in 2019 , 13 (1), https://doi.org/10.22159/ijap.2021.v13s1.Y0084 .
Ha T Van., Nguyen A.M.T. and Nguyen H.S.T., 2019, Self-medication practices among Vietnamese residents in highland provinces, Journal of Multidisciplinary Healthcare, 12, 493–502, 10.2147/JMDH.S211420 .
Helal R.M. and Abou-Elwafa H.S., 2017, Self-medication in university students from the city of mansoura, Egypt, Journal of Environmental and Public Health, 2017 (7), 10.1155/2017/9145193.
Heryenzus H. and Suali S., 2018, Pengaruh Kinerja Pelayanan Dengan Pendekatan Malcolm Baldrige Terhadap Kepuasan Pasien Bpjs Kesehatan Pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Batam, Jurnal Niara, 11 (2), 150–158Imam Ghozali. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS19, (5th ed). In Seminar Nasional Hasil Penelitian-Stimik Handayani Denpasar, https://doi.org/10.31849/nia.v11i2.2112 .
Kemenkes, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak, Cegah Resistensi, Terdapat di : https://ayosehat.kemkes.go.id/gunakan-obat-antibiotik-dengan-bijak-cegah-resistensi, [Diakes pada : 8 Juli 2024].
Khairunnisa H., 2023, Swamedikasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta: Prevalensi, Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Kural M., Noor N., Pandit D., Joshi T. and Patil A., 2015, Menstrual characteristics and prevalence of dysmenorrhea in college going girls, Journal of Family Medicine and Primary Care, 4 (3), 426, 10.4103/2249-4863.161345.
Kuswinarti K., Utami N.V. and Sidqi N.F., 2022, Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitas Penggunaan Obat Secara Swamedikasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Journal Kedokteran Indonesia, 10 (2), 138–43, https://doi.org/10.23886/ejki.10.147.138-43 .
Lei X., Jiang H., Liu C., Ferrier A. and Mugavin J., 2018, Self-medication practice and associated factors among residents in Wuhan, China, International Journal of Environmental Research and Public Health, 15 (1), 10.3390/ijerph15010068 .
Meylawati L.E. and Anggraeni F., 2021, Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dalam Mengatasi Dismenorea Primer Pada Remaja, Jurnal Wacana Kesehatan, 6 (1), 33, https://doi.org/10.52822/jwk.v6i1.171.
Mufida N.A., Putri Y. H. and Sutanto T.D., 2022, Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Obat pada Mahasiswa Kota Bengkulu, Bencoolen Journal of Pharmacy 2022, 2 (1), 2–5, https://doi.org/10.33369/bjp.v2i1.23488 .
Notoadmodjo S., 2012, Promosi Kesehatan & Prilaku Kesehatan, EGC, Jakarta.
Notoadmodjo S., 2014, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta.
Nurfadillah H., Maywati S. and Aisyah I.S., 2021, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Mahasiswi Universitas Siliwangi, Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia, 17 (1), 247–256, https://doi.org/10.37058/jkki.v17i1.3604.
Pratiwi H. and Rodiani R., 2015, Obesitas sebagai Resiko Pemberat Dismenore pada Remaja, Medical Journal of Lampung University, 4 (9), 108–112.
Pratiwi P.N., Pristianty L., Noorrizka G. and Impian A., 2014, Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid Oral Pada Etnis Thionghoa di Surabaya, Jurnal Farmasi Komunitas, 1 (2), 36–40, ISSN 2355-5912.
Qoriaty N.1. and Dhewi S., 2016, Hubungan Siklus dan Lama Menstruasi dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi FKM Uniska Banjarmasin 2015, 139–141, http://dx.doi.org/10.31602/ppdu.v0i1.8092.
Rusydi R., Tamtomo D.G. and Kartikasari L.R., 2022, Relationship Between Age Of Menarche With Primary Dismenorea In Adolescents, International Journal of Human and Health Sciences, 6 (1), 123, http://dx.doi.org/10.31344/ijhhs.v6i1.387.
Sari D., Nurdin A.E. and Defrin D., 2015, Hubungan Stres dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Jurnal Kesehatan Andalas, 4 (2), 567–570, http://dx.doi.org/10.25077/jka.v4i2.301.
Sasmita M., 2018, Profil Swamedikasi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta periode November - Desember 2017, Journal of Chemical Information and Modeling, 53 (9), 1689–1699.
Sugiyono, 2012, Memahami penelitian kualitatif dan kuatitatif, Alfabeta, Bandung.
Sugiyono, 2014, Memahami penelitian kualitatif, Alfabeta, Bandung.
Sugiyono. (2016). Sugiyono, Metode Penelitian. Uji Validitas.
Utami P. R., Octavia D. R. and Fandinata, S. S., 2020, The Level of Knowledge on the Use of NSAIDs as Analgesic for Dysmenorrhea Case in Faculty of Health Universitas Muhammadiyah Lamongan. Jurnal Midpro, 12 (2), 28, E-ISSN: 2684-6764.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Karunia Za'idah, Mariska Sri Harlianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









