LITERATUR REVIEW : AKTIVITAS FARMAKOLOGI TANAMAN SALAK (Salacca zalacca)
DOI:
https://doi.org/10.23917/ujp.v4i3.535Keywords:
Salacca zalacca, aktivitas farmakologi, tanaman tropis, antioksidanAbstract
Indonesia memiliki kekayaan hayati yang tinggi. Salah satu kekayaan hayati Indonesia adalah tanaman salak. Tanaman salak (Salacca zalacca) merupakan tanaman tropis yang dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman salak diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman salak memiliki aktivitas farmakologi sebagai antioksidan, diuretik, dan lainnya. Tujuan penulisan literature review ini adalah untuk mengkaji aktivitas-aktivitas farmakologi pada tanaman salak berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan dipublikasikan sebelumnya. Metode yang digunakan untuk penyusunan literature review dilakukan dengan penelusuran melalui database google scholar dan pubmed menggunakan kata kunci “Salacca AND (Activity OR Aktivitas OR Pharmacology OR Farmakologi)”. Artikel yang diperoleh kemudian disaring dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi yang digunakan adalah literatur primer tahun 2013-2022 yang dapat diakses full textnya dan artikel nasional atau internasional yang membahas tentang aktivitas farmakologi pada tanaman salak. Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan didapatkan 25 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil analisis menunjukkan tanaman salak memiliki aktivitas sebagai antioksidan, α-glucosidase inhibitory, antikanker, antibakteri, antifungi, antihiperurisemia dan diuretik.
Downloads
References
Afrianti, L.H., Widjaja, W.P., Suliasih, N., Widowati, W., Fauziah, N., Maesaroh, M. and Erawijantari, P.P. (2015). Anticancer activity of 3-hydroxystigmastan- 5(6)-en (β-Sitosterol) compound from Salacca edulis Reinw variety Bongkok in MCF-7 and T47D cell line, Journal of Advanced Agricultural Technologies, 2 (2), 129–133.
Aprianti, H., Sakti, E.R.E. and Sadiyah, E.R. (2015). Telaah fitokimia dan aktivitas antioksidan dalam biji salak (Salacca zalacca (Gaert.) Voss) dengan metode perendaman radikal bebas DPPH, Prosiding KNMSA, 345–349.
Elfahmi, E., Santoso, W. and Anggardiredja, K. (2019). Uji aktivitas antidiabetes produk obat herbal yang mengandung ekstrak bratawali (Tinospora crispa (L.) Miers ex Hoff.f & Thoms.), Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 6 (3), 213.
Fitrianingsih, S.P., Lestari, F. and Aminah, S. (2014). Uji efek antioksidan ekstrak etanol kulit buah salak (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) dengan metode peredaman DPPH, Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan PKM Sains, Teknologi dan Kesehatan, 4 (1)
Haryoto, H., Muhtadi, M., Indrayudha, P., Azizah, T., and Suhendi, A. (2013). Aktivitas sitotoksik ekstrak etanol tumbuhan sala (Cynometra ramiflora Linn) terhadap sel HeLa, T47D dan WiDR, Jurnal Penelitian Saintek, 18, 21–28.
Haryoto and Priyatno E. (2018). Potensi buah salak sebagai suplemen obat dan pangan, Muhammadiyah University Press, Surakarta.
Herdianty, J. (2019). Antibacterial power of salak seed extract (Salacca zalacca variety zalacca (Gaert) Voss against Pseudomonas aeruginosa and Escherichia coli, Strada Journal of Pharmacy, 1 (2), 1–6.
Kanlayavattanakul, M., Lourith, N., Ospondpant, D., Ruktanonchai, U., Pongpunyayuen, S. and Chansriniyom, C. (2013) Salak plum peel extract as a safe and efficient antioxidant appraisal for cosmetics, Bioscience, Biotechnology and Biochemistry, 77 (5), 1068–1074.
Karmilah, K. (2018) Efek antidiabetik ekstrak etanol daun senggani (Malestoma polyanthum Bl.) pada mencit (Mus musculus) jantan yang diinduksi streptozotocin, Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4 (1), 28–32.
Krisdayanti, L., Hajrah, H. and Ramadhan, A.M. (2016). Uji aktivitas antihiperurisemia ekstrak etanol biji salak (Salacca zalacca (Gaertn) Voss) terhadap tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi kalium oksonat, Prosiding seminar nasional kefarmasian, 20–21.
Latuconsina, N.H. and Citraningtyas, G. (2014). Uji efektivitas diuretik ekstrak etanol biji salak (Salacca zalacca varietas zalacca (Gaert.) Voss) pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus), Pharmacon, 3 (3), 176–181. https://doi.org/10.35799/pha.3.2014.5414
Marliza, H. and Oktaviani, D. (2021). Uji sitotoksik ekstrak etanol daun kemumu (Colacasia gigantea Hook.f) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), Bencoolen Journal Of Pharmacy, 1 (1), 38–45.
Mokhtar S.I., Pheen C.L., Lee E.V. and Abd Aziz N.A. (2014) Total phenolic contents, antioxidant activities and organic acids composition of three selected fruit extracts at different maturity stages, Journal of Tropical Resources and Sustainable Science (JTRSS), 2 (2), 40–46.
Mujipradhana, V.N., Wewengkang, D.S. and Suryanto, E. (2018). Aktivitas antimikroba dari ekstrak Ascidian herdmania Momus pada mikroba patogen manusia, Pharmacon, 7 (3), 338–347.
Nurihardiyanti, N., Yuliet, Y. and Ihwan, I. (2015). Aktivitas diuretik kombinasi ekstrak biji pepaya (Carica papaya L) dan biji salak (Salacca zalacca varietas zalacca (Gaert.)Voss) pada tikus jantan galur wistar (Rattus norvegicus L), Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal), 1 (2), 105–112.
Nurina, C.I.E., Samingan, S. and Iswadi, I. (2014). Uji antimikroba ekstrak buah salak (Salacca edulis) terhadap bakteri Escherichia coli, Jurnal Biologi Edukasi, 6(1), 19–23.
Puspitasari, E. and Ningsih I.Y. (2016). Kapasitas antioksidan ekstrak buah salak (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) varian gula pasir menggunakan metode penangkapan radikal DPPH, Pharmacy, 13 (01), 116–126.
Putri, V.A.., Posangi, J., Nangoy, E. and Bara, R.A. (2016). Uji daya hambat jamur endofit rimpang lengkuas (Alpinia galanga l.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, Jurnal e-Biomedik, 4 (2)
Rahmi, H. (2017). Review: aktivitas antioksidan dari berbagai sumber buah-buahan di Indonesia, Jurnal Agrotek Indonesia, 2 (1), 34–38.
Retnowati A., Rugayah, Rahajoe J.S. and Arifiani D. (2019). Status keanekaragaman hayati Indonesia : kekayaan jenis tumbuhan dan jamur Indonesia, 1st ed., LIPI Press, Jakarta.
Saifudin, A., 2014, Senyawa alam metabolit sekunder, Deepublish, Solo.
Saleh, M.S.M., Siddiqui, M.J., Zaitun, M.S.S., Murugesu, S., Khatib, A. and Rahman, M.M. (2018a) Antioxidant and α‑glucosidase inhibitory activities and gas chromatography–mass spectrometry profile of salak (Salacca zalacca) fruit peel extracts, Pharmacognosy Research, 10 (4), 385–390.
Saleh, M.S.M., Siddiqui, M.J., Zaiton, M.S.S., Roheem, F.O., Saidi-Besbes, S. and Khatib, A. (2018b), Correlation of FT-IR fingerprint and α-glucosidase inhibitory activity of salak (Salacca zalacca) fruit extracts utilizing orthogonal partial least square, Molecules, 23 (6).
Saleh, M.S.M., Siddiqui M.J., Ali, A.N., Abdullah, A.H., Mediani, A., Ismail, N.H. and Kamisah, Y. (2021a). Gas chromatography-mass spectrometry coupled with multivariate statistical analysis to identify the alpha llucosidase inhibitors from flesh of Salacca zalacca fruits and their molecular docking studies, Evidence-based Complementary and Alternative Medicine, 2021, 10.
Saleh, M.S.M., Siddiqui, M.J., Alshwyeh, H.A., Al-Mekhlafi, N.A., Mediani, A., Ibrahim, Z., Ismail, N.H. and Kamisah, Y. (2021b). Metabolomics-based profiling with chemometric approach to identify bioactive compounds in Salacca zalacca fruits extracts and in silico molecular docking, Arabian Journal of Chemistry, 14 (4), 103038. https://doi.org/10.1016/j.arabjc.2021.103038.
Sari L.O.R.K. (2006). Pemanfaatan obat tradisional dengan pertimbangan manfaat dan keamanannya, Pharmaceutical Sciences and Research, 3(1), 1–7.
Septiana, N.A., Oktarianti, R. and Lelono, A. (2021). Diuretics effect of salak (Salacca zalacca) seed extract to kidney histopathological structure of the wistar male rats (Rattus norvegicus), Bioedukasi: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 19 (2), 90–95.
Setiyabudi, L., Herdiana, I. and Hilmi, W. (2021). Profil aktivitas antibakteri ekstrak kulit salak terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi, Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS, 2 (02), 41–49.
Shabir, E.S., Rahmadani, A., Meylina, L. and Kuncoro H. (2018). Uji fitokimia ekstrak kulit buah salak (Salacca zalacca) dan pengaruh ekstrak terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Jamur Candida albicans, Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 8 (November), 314–320.
Suerni, E. (2013). Uji daya hambat ekstrak buah nanas (Ananas comosus L . Merr.), salak (Salacca edulis Reinw.) dan mangga kweni (Mangifera odorata Griff.) terhadap daya hambat Staphylococcus aureus, Jurnal Biocelebes, 7 (1), 35–47.
Suica-Bunghez I.R., Teodorescu S., Dulama I.D., Voinea O.C., Imionescu S. and Ion R.M. (2016). Antioxidant activity and phytochemical compounds of snake fruit (Salacca zalacca), IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 133 (1).
Utami, I.K., Sariani, N.P. and Tandi, J. (2022). Potensi ekstrak etanol kulit buah salak terhadap histopatologi pankreas tikus putih jantan diabetes melitus, Farmakologika: Jurnal Farmasi, 19 (1), 21–30.
Werdyani, S., Jumaryatno, P. and Khasanah, N. (2017). Antioxidant activity of ethanolic extract and fraction of salak fruit seeds (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) Using DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Method, Jurnal Eksakta, 17 (2), 137–146.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dedy Kurniawan, Haryoto Haryoto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









