POTENSI INTERAKSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT
DOI:
https://doi.org/10.23917/ujp.v4i3.731Keywords:
Diabetes Mellitus tipe 2, Interaksi Obat, Komplikasi, Rawat InapAbstract
Interaksi obat merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat efektivitas terapi dan meningkatkan risiko efek samping. Risiko ini meningkat pada pasien dengan penggunaan obat yang kompleks (polifarmasi) seperti pada pasien diabetes mellitus tipe
2 dengan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi yang dirawat inap selama periode Januari–Desember 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien dari semua umur yang terdiagnosis diabetes mellitus tipe 2 dengan komplikasi kronis. Komplikasi kronis terdiri dari 2 macam yaitu komplikasi mikrovaskuler (nefropati, retinopati, dan neuropati) dan komplikasi makrovaskuler (gangguan serebrovaskuler, jantung koroner, dan ulkus diabetikum) dan menjalani rawat inap. Berdasarkan hasil penelitian, dengan total 304 pasien ditemukan rentang usia terbanyak adalah 45-64 tahun sebanyak 207 orang (68,09%), mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 159 orang (52,30%), dan sebagian besar dirawat inap selama 1-5 hari sebanyak 240 orang (78,95%). Sebanyak 146 pasien (48,03%) menerima 10-14 jenis obat. Analasis pada 304 pasien tersebut dilakukan dengan menggunakan Drugs.com, Drugbank, Medscape dan Stockley, 301 pasien (99,01%) ditemukan mengalami potensi interaksi obat. Tingkat keparahan potensi interaksi obat kategori mayor sebanyak 406 kasus (6,97%), moderate sebanyak 4063 kasus (69,79%), dan minor sebanyak 1353 kasus (23,24%). Berdasarkan mekanisme, potensi interaksi obat kategori farmasetika sebanyak 2 kasus (0,03%), farmakokinetik sebanyak 1894 kasus (32,53%), farmakodinamik sebanyak 3862 (66,33%), serta yang tidak diketahui sebanyak 64 kasus (1,10%). Potensi interaksi obat paling banyak ditemukan pada penggunaan insulin aspart dengan furosemide sebanyak 112 pasien (2,75%).
Downloads
References
Carpenter, M., Berry, H., & Pelletier, A. L. (2019). Clinically relevant drug-drug interactions in primary care. American family physician, 99(9), 558-564.https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2019/0501/p558.html.
Corrie, K., & Hardman, J. G. (2011). Mechanisms of drug interactions: pharmacodynamics and pharmacokinetics. Anaesthesia & Intensive Care Medicine, 12(4), 156-159. https://doi.org/10.1016/j.mpaic.2010.12.008.
Depkes RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. 156). Dinkes Surakarta. (2022). Profil Kesehatan Kota Surakarta. Dinas Kesehatan, 227.
Drugs Interaction Checker, Drugs.com, Diakses pada tanggal January 1, 2025, dari https://www.drugs.com/interaction/list.
Eso, A., Saimin, J., & Nimandana, L. (2016). Hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian premenstrual syndrome pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo angkatan 2012-2013. Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, 3(2), 232-238. 10.46496/MEDULA.V3I2.2549.
Roufogalis, B., Bensoussan, A., Bilinski, K., Chang, D., Gupta, R., & Nammi, S. (2017). Interactions between antidiabetic drugs and herbs: An overview of mechanisms of action and clinical implications. Diabetology & Metabolic Syndrome. https://doi.org/10.1186/s13098-017-0254-9.
IDF. (2019). Diabetes Atlas 9th Edition 2019. Diabetes Research and Clinical Practice. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(55)92135-8.
IDF. (2021). Diabetes Atlas 10th Edition 2021. Diabetes Research and Clinical Practice. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013.
Imelda, S. I. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya diabetes melitus di Puskesmas Harapan Raya tahun 2018. Scientia Journal, 8(1), 28-39. https://doi.org/10.35141/scj.v8i1.406.
Kemenkes RI. (2011). Juknis SIRS 2011: Sistem informasi rumah sakit. Kementerian Kesehatan RI Direktorat jenderal Bina Upaya Kesehatan.
Kemenkes RI. (2016). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 72 tahun 2016.
Kementerian Kesehatan RI, 4(72), 1–63.
Kemenkes RI. (2019). Profil kesehatan indonesia 2018, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. http://www.kemkes.go.id.
Meidikayanti, W., & Wahyuni, C. U. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup Diabetes melitus tipe 2 di puskesmas pademawu. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 240-252. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i2.2017.240-252.
PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (1th Edition). www.ginasthma.org.
Purwandari, C. A. A., Wirjatmadi, R. B., & Mahmudiono, T. (2022). Faktor risiko terjadinya komplikasi kronis diabetes melitus tipe 2 pada pra lansia. Amerta Nutrition, 5(3). https://doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.262-271.
Reyaan, I. B. M., Kuning, C., & Adnyana, I. K. (2021). Studi potensi interaksi obat pada resep polifarmasi di dua apotek Kota Bandung. Jurnal Manajemen Dan Pelayanan Farmasi (Journal of Management and Pharmacy Practice), 11(3), 145. https://doi.org/10.22146/jmpf.56931.
Rizki, A. A. N., Wahyu, S., & Lukitasari, N. (2024). Analisis drug selection terhadap length of stay pasien bpjs diabetes mellitus tipe II geriatri periode januari-desember tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 9998–10005. https://doi.org/2774-5848.
Rohmatulloh, V. R., Riskiyah, Pardjianto, B., & Kinasih, L. S. (2024). Hubungan usia dan jenis kelamin terhadap angka kejadian diabetes melitus tipe 2 berdasarkan 4 kriteria diagnosis di poliklinik penyakit dalam rsud karsa husada kota batu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 2528–2543. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i1.27198.
RSUD Dr. Moewardi. (2022). Laporan tahunan. RSUD Dr. Moewardi Tahun 2021. RSUD Dr. Moewardi. (2024). Laporan tahunan. RSUD Dr. Moewardi Tahun 2023.
Saputro, S. A., Pattanateepapon, A., Pattanaprateep, O., Aekplakorn, W., McKay, G. J., Attia, J., & Thakkinstian, A. (2022). External validation of prognostic models for chronic kidney disease among type 2 diabetes. Journal of Nephrology, 35(6), 1637–1653, https://doi.org/10.1007/s40620-021-01220-w.
Scarton, L., Nelson, T., Yao, Y., DeVaughan-Circles, A., Legaspi, A. B., Donahoo, W. T., & Wilkie, D. J. (2023). Association of medication adherence with hba1c control among American Indian adults with type 2 diabetes using tribal health services. Diabetes care, 46(6), 1245-1251. https://doi.org/10.2337/dc22-1885.
Septiyani, D. A., Amrullah, A. W., & Rahardjoputro, R. (2024). Potensi interaksi obat pada pasien geriatri diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. Moewardi Surakarta tahun 2023. Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(5), 180–188. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/obat.v2i5.674.
Sinayu, A. N., Hasina, R., & Harahap, H. S. (2024). Pola penggunaan obat antidiabetes mellitus tipe-ii pada pasien rawat inap di RSUD Praya tahun 2021. Sasambo Journal of Pharmacy, 5(1), 32–37. https://doi.org/10.29303/sjp.v5i1.254.
Stockley Drug Interaction. (2010). Stockley ’s drug interactions. Pharmaceutical Press (Ninth Edition).
https://doi.org/10.48175/ijarsct-13062.
Tatro, D. S. (2014). Drug interaction facts 2014: the authority on drug interactions. Drug Interaction Facts, Facts and Comparisons.
Trissel, L. A. (2013). Handbook on injectable drugs, 13th edition, in American society of health-system pharmacists (17th edition, pp. 1–2151). American Society of Health-System Pharmacists, https://doi.org/10.1177/875512250502100614.
Wikannanda, I. A. A. D., Sari, N. L. P. E. K., & Aryastuti, A. A. S. A. (2023). Gambaran penggunaan terapi kombinasi oral metformin-sulfonilurea pada pasien dm tipe 2 di Denpasar. Aesculapius Medical Journal, 3(2), 224-232. https://doi.org/10.22225/amj.3.2.2023.224-232.
Wulan, S. S., Nur, B. M., & Azzam, R. (2020). Peningkatan self care melalui metode edukasi brainstorming pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), 7-16. https://doi.org/10.52657/jik.v9i1.1009
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farah Qanitha Zulfa, Nurul Mutmainah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









