HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS TERHADAP KEJADIAN INFEKSI LUKA OPERASI BEDAH SESAR DI RUMAH SAKIT KOTA SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.23917/ujp.v4i3.734Keywords:
Bedah sesar, Infeksi luka operasi, Rasionalitas antibiotik profilaksisAbstract
Sectio Caesarea atau bedah sesar adalah tindakan untuk melahirkan bayi dalam keadaan utuh dengan cara proses insisi dinding rahim. Dalam pelaksanaan operasi sesar pemberian antibiotik profilaksis menjadi titik kritis, antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang diberikan 30 – 60 menit sebelum insisi. Pemberian ini dilakukan dalam rangka mencegah kejadian infeksi luka operasi (ILO). ILO merupakan kejadian infeksi yang dapat terjadi di area sekitar atau lebih luas pada lokasi pembedahan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis terhadap kejadian ILO pada pasien bedah sesar di RS Kota Surakarta periode Januari – Desember 2024. Rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis dipetakan menggunakan metode gyssens. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan metode analitik observasional. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan chi-square. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu pasien menerima antibiotik profilaksis sebelum pelaksanaan operasi sesar dengan data medik yang lengkap. Untuk pasien yang memiliki infeksi sebelum pelaksanaan operasi dieksklusikan dari penelitian ini. Terdapat 295 pasien yang melaksanakan operasi sesar di RS Kota Surakarta Surakarta pada tahun 2024, 268 pasien di antaranya dijadikan sebagai sampel pada penelitian ini. Sebanyak 115 pasien (42,91%) menerima antibiotik rasional, dengan sisanya 153 pasien (57,09%) pasien menerima antibiotik tidak rasional. Penggunaan antibiotik tidak rasional termasuk pada kategori IVA sebanyak 94 pasien (35,07%), kategori IVB sebanyak 94 pasien (35,07%), kategori IIIA sebanyak 1 pasien (0,37%), kategori IIA 61 pasien (22,76%), kategori IIB sebanyak 1 pasien (0,37%), dan kategori I sebanyak 91 pasien (33,96%). Analisis statistik menggunakan fisher exact test mendapatkan p-value sebesar 0,571 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat adanya hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik terhadap kejadian ILO.
Downloads
References
Aberg, J.A., Lacy, C., Amstrong, L., Goldman, M.P. & Lance, L.L. (2009). Drug information handbook 17 edition. Lexi-Comp for the American Pharmacists Association.
Arumugham, V. B., Gujarathi, R., & Cascella, M. (2023). Third-generation cephalosporins. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK549881/.
Aulya, Y., Novelia, S., & Isnaeni, A. (2021). Perbedaan kejadian infeksi luka operasi antara elektif sc dengan cito sc di rumah sakit harapan jayakarta tahun 2019. Journal for Quality in Women's Health, 4(1), 115-122. https://doi.org/10.30994/jqwh.v4i1.112.
Broumand, F., Vakili, N. Z., Yekta, Z., & Vazifekhah, S. (2022). Comparative study of surgical site infection with or without post cesarean prophylactic oral antibiotics; a single-blinded randomized clinical trial. J Prev Epidemiol, 7(1), e07.10.34172/jpe.2022.07.
Dinas Kesehatan Kota Surakarta. (2023). Profil kesehatan kota surakarta 2023. Dinas Kesehatan Kota Surakarta, 1–207. www.dinkes.surakarta.go.id.
Dlamini, L. D., Sekikubo, M., Tumukunde, J., Kojjo, C., Ocen, D., Wabule, A., & Kwizera, A. (2015). Antibiotic prophylaxis for caesarean section at a ugandan hospital: a randomised clinical trial evaluating the effect of administration time on the incidence of postoperative infections. BMC pregnancy and childbirth, 15(1), 91. 10.1186/s12884-015-0514-3.
Drugbank. (2025). Cefazolin. Drugbank. https://go.drugbank.com/drugs/DB01327.
Dyanto, N., & Ramatillah, D. L. (2023). Evaluation of antibiotic usage using the gyssens qualitative method in pediatric inpatients with diarrhea at a teaching hospital in north jakarta. Asian Journal of Social and Humanities, 2(4), 911-922. https://doi.org/10.59888/ajosh.v2i4.229 .
Elvionita, C., Sari, I. P., & Nuryastuti, T. (2023). Evaluation the rationality of clinical outcomes of antibiotic use and patterns of bacterial resistance to antibiotics in children with pneumonia. Majalah Farmaseutik, 19(1), 131-139. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v19i1.76103.
Eyler, R. F., & Shvets, K. (2019). Clinical pharmacology of antibiotics. Clinical Journal of the American Society of Nephrology, 14(7), 1080-1090. 10.2215/CJN.08140718.
Fajriyah, S., Farida, U., Agustina, S., Astuti, L. W., & Widyaningrum, E. A. (2023). The use of prophylactic antibiotics for Cesarean section delivery and the incident of surgical site infection. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(2). 10.37311/ijpe.v3i2.19864.
Fitratiara, D., Puspitasari, I., & Nuryastuti, T. (2022). Evaluasi kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis terhadap kejadian infeksi luka operasi pada pasien bedah digestif di salah satu rumah sakit tipe B Kabupaten Sleman. Majalah Farmaseutik, 18(2), 211-219. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v1i1.63691
Gyssens, I. C., Van Den Broek, P. J., Kullberg, B. J., Hekster, Y. A., & Van Der Meer, J. W. (1992). Optimizing antimicrobial therapy. A method for antimicrobial drug me evaluation. Journal of Antimicrobial Chemotherapy, 30(5), 724-727.
Haryani, I., Rohmat, H., & Santoso, R. (2024). Analisis maqashid asy-syari’ah terhadap kelahiran melalui operasi caesar. El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law, 5(1), 86-100. https://doi.org/10.24042/el-izdiwaj.v5i1.21404 .
Juliathi, N. L. P., Marhaeni, G. A., & Mahayati, N. M. D. (2021). Gambaran persalinan dengan sectio caesarea di instalasi gawat darurat kebidanan rumah sakit umum pusat sanglah denpasar tahun 2020. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 9(1), 19-27. http://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JIK.
Kartikasari, R., & Apriningrum, N. (2020). Determinan terjadinya infeksi luka operasi (ilo) post sectio caesarea. Faletehan Health Journal, 7(03), 162-169. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i03.195 .
Koch, C. G., Li, L., Hixson, E., Tang, A., Gordon, S., Longworth, D., & Henderson, J. M. (2013). Is it time to refine? an exploration and simulation of optimal antibiotic timing in general surgery. Journal of the American College of Surgeons, 217(4), 628-635. http://dx.doi.org/10.1016/j.jamcollsurg.2013.05.024.
Latief, M. S., & Destian, L. (2024). Evaluasi dan outcome terapi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea di rumah sakit muhammadiyah taman puring jakarta. Indonesian Journal of Health Science, 4(1). https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i1.732.
Madania. (2016). Studi penggunaan antibiotika pada pasien paska melahirkan di rumah sakit bersalin bunda kota makassar. Jurnal Sainstek, (44), 1–23. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/ST/article/view/1142/928.
Permenkes RI. (2021). Pedoman penggunaan antibiotik. Permenkes RI, 1–97.
Pillai, S. K., Kobayashi, K., Michael, M., Mathai, T., Sivakumar, B., & Sadasivan, P. (2021). John william trevan’s concept of median lethal dose (ld50/lc50)–more misused than used. Journal of Pre-Clinical and Clinical Research, 15(3). 10.26444/jpccr/139588.
Rahmadinna, S., Wicaksono, I. A., Puspita, F., & Zainuddin, H. M. (2023). Evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah obstetri dan ginekologi di salah satu rumah sakit kota bandung pada bulan september 2023. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 12(3). 10.15416/ijcp.2023.12.3.54972.
Rika, Y., Abdul, K. J., & Wirda, A. (2018). Evaluasi penggunaan antibiotik dan profil kuman pada seksio sesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pasuruan. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 7(2), 69-77. OI: 10.15416/ijcp.2018.7.2.
Rochmah, N. N., Swandari, M. T. K., & Utami, T. F. Y. (2024). Evaluasi efektivitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah caesar di instalasi rawat inap rumah sakit pku muhammadiyah sruweng. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 6(1), 273-281. https://doi.org/10.31970/ma.v6i1.160.
Ulfa, N. M., Fandinata, S. S., & Hendrawati, Y. (2019). Analisis efektifitas cefazoline, ceftriaxone, cefotaxime sebagai antibiotik profilaksis pada pasien sectio caesarea. As-Syifaa Jurnal Farmasi. https://doi.org/10.56711/jifa.v11i2.567.
Jannah, M. (2022). Perawatan luka bedah kebidanan upaya pencegahan infeksi pada pasien post sectio caesarea. Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam, 12(2). https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/zonabidan/article/view/960.
Yusuf, M., Auliah, N., & Sarambu, H. E. (2022). Evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode gyssens pada pasien pneumonia di rumah sakit bhayangkara kupang periode juli–desember 2019. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2), 215-229. https://doi.org/10.33759/jrki.v4i2.243.
Zaini, H. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan sectio caesarea di rsia al ihsan simpang empat kabupaten pasaman barat. Jurnal Medisains Kesehatan, 2(1), 8-16. https://doi.org/10.59963/jmk.v2i1.45
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farashinta Shafira Putri, Mariska Sri Harlianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









