ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT PEDIATRI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT SURAKARATA
DOI:
https://doi.org/10.23917/ujp.v5i2.977Keywords:
Gastroenteritis akut, Pediatri, Drug Related Problems, Terapi RehidrasiAbstract
Gastroenteritis akut (GEA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di Indonesia. Penatalaksanaan terapi yang tidak sesuai dapat menimbulkan drug related problems(DRPs), sehingga menghambat tercapainya hasil terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian DRPs meliputi terapi obat tanpa indikasi, indikasi tanpa terapi, terapi obat tidak efektif, kontraindikasi, dosis lebih, dosis kurang dan interaksi obat pada pasien pediatri dengan diagnosis GEA di Instalasi rawat Inap Rumah SakitSurakarta tahun 2024. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakandata rekam medis pasien GEA pediatri yang memenuhi kriteria inklusi. Inklusi penelitian meliputi pasien pediatri usia 0-18 tahun yang didiagnosis GEA, memperoleh lebih dari satu jenis obat, serta memiliki data rekam medis lengkap meliputi data pasien, data terapi, data lab (jika ada). Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Data dianalisis secaradeskriptif berdasarkan pedoman terapi gastroenteritis akut dan panduan praktik klinis rumah sakit. Hasil penelitian diperoleh jumlah sampel sebanyak 80 pasien dengan kejadian DRPs sebesar 66,25%.DRPs paling banyak terjadi pada kategori terapi obat tidak efektif (21,25%),diikuti dengandosis kurang (8,75%), indikasi tanpa terapi (11,25%), obat tanpa indikasi (7,5%), interaksi obat (7,5%), kontraindikasi (6,25%), dan dosis lebih (5%). Kategori DRPs paling tinggi adalah terapi obat tidak efektif, terutama terkait penggunaan terapi rehidrasi yang tidak sesuai pedoman. Hasil ini menunjukkan pentingnya evaluasi rasionalitas terapi pada pasien pediatri GEA untuk mencegah kegagalan terapi dan risiko efek samping.
Downloads
References
Anbhuselvam, V. L., Karyana, I. P. G., & Purniti, N. P. S. (2019). Implementasi lintas diare dan penggunaan obat antidiare pada anak dengan diare. Intisari Sains Medis, 10(3). https://doi.org/10.15562/ism.v10i3.488.
Ariastuti, R., & Kusumawati, D. (2020). Gambaran pengobatan diare akut anak di puskesmas jiwan madiun. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 11(1), 35-42. https://doi.org/10.61902/cerata.v11i1.110.
Arlinda A., Mukaddas A. and Faustine I. (2016). Identifikasi drug related problems (drps) pada pasien anak gastroenteritis akut di instalasi rawat inap rsu anutapura palu. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal), 2 (1), 43–48. https://doi.org/10.22487/j24428744.2016.v2.i1.5302.
Bahana Maulida Reyaan, I., Kuning, C., & Adnyana, I. K. (2021). Studi potensi interaksi obat pada resep polifarmasi di dua apotek kota bandung. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi. 10.22146/jmpf.56931.
Chairunnisa, U., Fitriany, J. F. J., & Sawitri, H. (2017). Hubungan riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi pada anak di badan layanan umum daerah rumah sakit umum cut meutia aceh utara tahun 2015. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 39-56. https://doi.org/10.29103/averrous.v3i2.439.
Cipolle R.J., Strand L.M. and Morley P.C. (2012). Medication management services medication management services emerge : a definition. Pharmaceutical Care Practice: The Patient-Centered Approach to Medication Management Services, 3e, 1–418.
Damayanti F. and Septiyana R. (2024). Identifikasi drug related problems (drps) pada pengobatan diare terhadap pasien anak. Sains Indonesiana: Jurnal Ilmiah Nusantara, 2, 1–10. https://sainsindonesiana.id/index.php/sainsindonesiana/article/view/91.
Dinkes Surakarta. (2023). Profil kesehatan surakarta 2023. Surakarta: Dinas Kesehatan Surakarta. pp. 1–207.
Dipiro, R.L. Talbert, G.C. Yee, G.R. Matzke, B.G. Wells & L.M. Posey, eds. (2023). Pharmacotherapy: a pathophysiologic approach. 12th ed. New York: McGraw-Hill, pp. 1120–1135.
Fajar W. M. (2016). Evaluasi penggunaan antibiotik penyakit gastroenteritis akut pasien rawat inap di rsud sukoharjo tahun 2015, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi Surakarta, Surakarta.
Fakhrurrozi, M., & Subrata, I. M. (2022). Gambaran penderita diare pada balita di uptd puskesmas ii dinas kesehatan kecamatan denpasar barat periode juni-november tahun 2019. Archive of Community Health, 8(3), 398.10.24843/ACH.2021.v08.i03.p02.
Farah, A. H. (2023). Asuhan keperawatan pada anak dengan gastroenteritis di rsud dr. kanujoso djatiwibowo balikpapan tahun 2023. Skripsi, Program Studi D-III Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Samarinda.
Hartman S., Brown E., Loomis E. and Rusell H.A. (2019). Gastroenteritis in children. Clinical evidence, 99 (10), 386–396. PMID: 30702253.
Herdaningsih, S., Muhtadi, A., Lestari, K., & Annisa, N. (2016). Potensi interaksi obat-obat pada resep polifarmasi: studi retrospektif pada salah satu apotek di kota Bandung. Jurnal farmasi klinik Indonesia, 5(4), 288-292. DOI: 10.15416/ijcp.2016.5.4.288.
IDAI. (2009). Buku Ajar Gastroenterologi-Hepatologi. Jakarta: Unit Penerbitan IDAI.
IDAI. (2020). Dosis Obat Anak, Edisi 2. Jakarta: Unit Penerbitan IDAI.
Indriyani, D. P. R., & Putra, I. G. N. S. (2020). Penanganan terkini diare pada anak: tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis, 11(2), 928-932. DOI: https://doi.org/10.15562/ism.v11i2.848.
Kemenkes RI. (2023). Rencana aksi nasional penanggulangan pneumonia dan diare 2023-2030. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lamalani, A. N., Abdulkadir, W. S., Yusuf, A. H., Hippy, F. I., Monoarfa, M. S., Anasiru, R. F., & Lakoro, S. R. (2025). Evaluasi terapi pada pasien gastroenteritis dengan abdomen akut. Lontara Journal of Health Science and Technology, 6(2), 188-198. https://doi.org/10.53861/lontarariset.v6i2.579.
Lee, Y. S., Lee, G. H., & Kwon, Y. S. (2021). Update on benign convulsions with mild gastroenteritis. Clinical and Experimental Pediatrics, 65(10), 469.10.3345/cep.2021.00997.
Lizawati & Atrie U.Y. (2018). Studi komparasi efektifitas oralit dan air kelapa hijau terhadap frekuensi diare pada anak usia sekolah. Jurnal Keperawatan Stikes HangTuah Tanjungpinang, 5, 550–560. https://jurnal.stikesht-tpi.ac.id/index.php/jurkep/article/view/41.
Maindoka, F. S. (2017). Kajian interaksi obat Pada pasien geriatri rawat inap di RSUP Prof. DR. RD Kandou Manado. Pharmacon UNSRAT, 6(3), 161488. https://doi.org/10.35799/pha.6.2017.16889
Mantang, A., Useng, Y., & Pusmarani, J. (2023). Hubungan drug related problems (drp) kategori interaksi obat pada penggunaan obat pasien hipertensi di puskesmas lalonggasumeeto kabupaten konawe. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 2(5), 286-294. https://doi.org/10.54883/jpmw.v2i5.60.
Nari, J. (2019). Asuhan keperawatan pada anak dengan gastroenteritis akut dalam upaya pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit di ruangan anak rsud dr. m. haulussy. Global Health Science, 4(3), 159-164. http://dx.doi.org/10.33846/ghs4311.
Qazi, S., Aboubaker, S., MacLean, R., Fontaine, O., Mantel, C., Goodman, T., & Cherian, T. (2015). Ending preventable child deaths from pneumonia and diarrhoea by 2025. Development of the integrated Global Action Plan for the Prevention and Control of Pneumonia and Diarrhoea. Archives of disease in childhood, 100(Suppl 1), S23-S28. https://doi.org/10.1136/archdischild-2013-305429.
Rikmasari, Y., & Halim, A. (2019). Drug related problems pada pasien anak gastroenteritis akut (gea) di instalasi rawat inap rsud dr. hm rabain muara enim. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 4(1). https://ejournal.stifibp.ac.id/index.php/jibf/article/view/45.
Setyoningsih, H., & Zaini, F. (2022). Hubungan Interaksi Obat Terhadap Efektivitas Obat Antihipertensi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Cendekia Journal of Pharmacy, 6(1), 76-88. https://doi.org/10.31596/cjp.v6i1.186.
USAID. (2018). Manual For Procurement & Supply Of Quality-assured MNCH Commodities: Module III-Oral Rehydration. New York: United Nations Commission on Life-Saving Commodities.
Widodo, S., Wahyuni, N. T., & Utami, L. Y. (2020). Evaluasi penggunaan obat pada penderita diare akut pasien pediatri di instalasi rawat inap rumah sakit advent bandar lampung periode juli–desember 2019. Jurnal Farmasi Lampung, 9(1), 56-68. 10.37090/jfl.v9i1.333.
Yohana, L., Nurdin, A., Fitria, U., & Dinen, K. A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi diare pada anak. Public Health Journal, 1(2). https://doi.org/10.62710/hztbrj10.
Yonata, A., & Farid, A. F. M. (2016). Penggunaan probiotik sebagai terapi diare. Majority, 5(2), 1-5. http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/22411.
Zubaidah Z., & Maria I. (2020). Hubungan penatalaksanaan pemberian cairan dirumah dengan tingkat dehidrasi pada balita yang mengalami diare. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 5 (1), 121–126. https://repository.stikessuakainsan.ac.id/id/eprint/135.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mheyazuhra Shiva Regina Hardiana Putri, Ambar Yunita Nugraheni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









