Analisis Produksi Tepache dan Strategi Pemasarannya
DOI:
https://doi.org/10.23917/determinasi.v3i1.389Keywords:
Tepache, Proses produksi, Analisis SWOT, Strategi pemasaranAbstract
Tepache merupakan minuman tradisional Meksiko yang berbahan dasar buah nanas. Tepache umumnya berbahan dasar nanas yang dicampur dengan gula dan rempah-rempah, kemudian difermentasi selama 3 hari. Hasilnya adalah minuman berkarbonasi dengan rasa segar, manis dan asam. Tepache merupakan salah satu peluang usaha yang dapat membantu mengatasi penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi proses produksi Tepache dan strategi pemasarannya. Identifikasi proses produksi tidak hanya membahas mengenai proses produksi saja, tetapi juga mencakup perhitungan biaya, penentuan harga jual dan perhitungan laba. Penentuan strategi pemasaran mendasarkan pada analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sebesar Rp.2.804.000 diperoleh produksi Tepache sebanyak 200 botol ukuran 240ml, dengan biaya produksi per unit Rp. 5.608. Tepache dijual dengan harga Rp. 7.000, selama periode 19 November sampai 04 Desember 2023 diperoleh laba sebesasr Rp. 1.193.000. Berdasarkan analisis SWOT diketahui bahwa strategi pemasaran yang diterapkan secara online melalui media sosial dan offline melalui event khusus seperti Car Free Day (CFD) serta expo kuliner. Hal ini dilakukan mengingat persaingan yang cukup ketat di bidang minuman fermentasi, namun Tepache mempunyai keunggulan yaitu bahan baku murah dan rasa yang khas disukai banyak orang, sehingga minuman Tepache masih mempunyai peluang eksis dipasaran dengan inovasi varian rasa dan ukuran kemasan.
Downloads
References
[1] A. Franita, R dan Fuady, “Analisis Pengangguran di Indonesia,” J. Ilmu Pengetah. Sos., p. 89, 2019.
[2] Sukirno, Teori Pengantar Ekonomi. Jakarta: Rajawali Pers, 2016.
[3] Andriyanto, D. Prasetyo, and R. Khodijah, “Angkatan Kerja Dan Faktor Yang Mempengaruhi Pengangangguran,” vol. 11, no. 2, pp. 66–82, 2020.
[4] J. Storey, D and J. Greene, F, Small Business and Entrepreneurship Pearson Education. Pearson Education Limited, 2010.
[5] R. U. Nasution, “Strategi Memulai Bisnis baru dalam berwirausaha,” J. Ilmu Pengetah. Sos., vol. 3, no. 3, 2022.
[6] Y. Yunus and E. Zubaidah, “Pengaruh Konsentrasi Sukrosa dan Lama Fermentasi Terhadap Viabilitas L. Casei Selama Penyimpanan Belu Velva Pisang Ambon,” J. Pangan dan Agroindustri, vol. 3, no. 2, pp. 303–312, 2015.
[7] N. Puspitasari, “Kajian Kulit Nanas Pada Tepache,” Pros. Semin. Tek. Kim., 2017.
[8] I. Juriah, s, “Efektifitas Ekstra Etanol Kulit Nanas terhadap Trichophyton mentaghrophytes.,” Akad. Anal. Yayasan Fajar Pekanbaru, 2018.
[9] S. Rahayu, E, Makanan Fermentasi dan Probiotik. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada, 2008.
[10] S. Hidayati, Teori Ekonomi Mikro, no. 1. Tangerang Selatan: UNPAM PRESS, 2019.
[11] T. B. Utomo, “Teori Produksi,” Univ. Islam Negeri Alaudin Makassar, vol. 7, no. 2019, pp. 8–10, 2022.
[12] P. Hariani, “Implementasi Teori Produksi Model ” Cobb - Douglas Function ” Untuk Umkm Makanan Siap Saji Di Kota Medan,” Proceding Semin. Nas. Kewirausahaan, vol. 2, no. 1, pp. 1083–1095, 2021.
[13] A. J. Zebua, “Analisis Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Volume Penjualan pada Shopie Paris BC. Yenni Kecamatan Muara Bulian,” J. Ilm. Univ. Batanghari Jambi, pp. 222–229, 2018.
[14] Y. Adiyanto, “Analisis Strategi Pemasaran Makanan Tradisional Ranginang (Rengginang) di Kabupaten Pandeglang,” J. Bina Bangsa Ekon., vol. 13, no. 02, pp. 267–276, 2020.
[15] B. Dharmmesta, Manajemen Pemasaran Analisis Bisnis Perilaku Konsumen. Yogyakarta: BPFE, 2012.
[16] P. Kotler, Marketing Management. Harlow: Essex Pearson Education Limited, 2007.
[17] S. Godin, This Is Marketing. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2020.
[18] T. Wheelen, Strategic Management and Business Policy. California: Addison-Wesley, 2012.
[19] F. David, Manajemen Strategis: Konsep. Jakarta: Salemba Empat, 2017.
[20] W. P. Cravens, Strategic Marketing. McGrow Hill, 2013.
[21] S. Redjeki, “Analisis Strategi Pemasaran Usaha Kopi Legato,” Prociding Semin. Nas. Manajemen, Akunt. dan Perbank., 2018.
[22] I. Widowati, D. A. Riany, and F. Andrianto, “Analisis SWOT Untuk Pengembangan Bisnis Kuliner (Studi Kasus Pada UMKM Papat Sodara Food Purwakarta),” J. Teknol., pp. 1–11, 2022.
[23] A. Wicaksono, “Jurnal Manajemen Industri dan Logistik Strategi Pemasaran dengan menggunakan Analisis SWOT Tanpa Skala Industri Pada PT X Di Jakarta,” 2018.
[24] E. Purwanto and S. S. Watini, “Analisis Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing Dalam Penetapan Harga Jual (Studi Kasus Unit Usaha Regar Fruit),” 2020.
[25] M. C. Nugroho and S. F. Nurhayati, “Produksi Pembuatan Briket Arang Dari Pengolahan Limbah Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Terbarukan,” vol. 2, no. 2, pp. 47–55, 2024.
[26] M. A. Febryanto and S. F. Nurhayati, “Analisis Swot dalam Penentuan Strategi Pemasaran Briket Arang UKM Javabara di Kabupaten Karanganyar 2023,” vol. 2, no. 2, pp. 36–46, 2024.
[27] F. M. . Poluan, S. L. Mandey, and I. W. J. Ogi, “Strategi Marketing Mix Dalam meningkatkan Volume Penjualan (Studi Pada Minuman Kesehatan Instan Alvero),” J. EMBA, vol. 7, no. 3, pp. 2969–2978, 2019.
[28] Nurlaila, Anwar, and B. Dipokusumo, “Analisis Pendapatan dan Strategi Pengembangan Tahu di Kelurahan Abian Tubuh Kecamatan Sandubaya Kota Mataram,” vol. 20, no. 1, pp. 58–68, 2020.
[29] F. Rangkuti, Studi Kelayakan Bisnis dan Investasi. Jakarta: Kompas Gramedia Building, 2012.
[30] F. Rangkuti, Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis Cara Perhitungan Bobot, Rating, dan OCAI. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2018.
[31] F. Rangkuti, Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis SWOT. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dyah Ayu Nugraeni, Siti Fatimah Nurhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
