Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengangguran Terhadap Pendapatan Masyarakat di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.23917/determinasi.v3i3.483Keywords:
Education, Unemployment, Indonesia, Income, PopulationAbstract
This study aims to analyze the impact of education level, population size, and income on the unemployment rate in Indonesia. Based on regression analysis, the results indicate that these three factors significantly influence unemployment. Education plays a crucial role in reducing unemployment, as higher education levels increase individuals' opportunities to secure suitable employment. A growing population without a corresponding increase in job creation can exacerbate unemployment. Moreover, higher income reflects an advancing economy and is associated with lower unemployment rates. To mitigate unemployment, it is recommended to improve access to quality education, provide skill training aligned with labor market demands, and implement policies that support job creation. Further research is needed to explore other factors affecting unemployment and to assess the impact of government policies in fostering inclusive and sustainable job creation.
Downloads
References
[1]. Basri, F. dan Munandar, H. (2010). Dasar-Dasar Ekonomi Internasional: Pengenalan dan Aplikasi Metode Kuantitatif. Jakarta: Kencana.
[2]. BPS. (2023). Kota Manado Dalam Angka Tahun 2023. [Online] https://manadokota.bps.go.id/.
[3]. Depdiknas. (2003). Undang-Undang RI No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
[4]. Desembriarto, D. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Rata-rata Lama Sekolah terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Bantul. Jurnal Riset Daerah Kabupaten Bantul, 21(4), 4064–4074.
[5]. Egeten, M. G., Kawung, G. M. V., dan Tolosang, K. D. (2023). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Jumlah Angkatan Kerja Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota-Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(3), 25–36.
[6]. Ernita, M. (2015). Teori Ekonomi Mikro. Pekanbaru: Mutiara Pesisir Sumatra.
[7]. Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Yogyakarta: Badan Penerbit Undip.
[8]. Julianto, D., dan Utari, P. A. (2019). Analisa Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Pendapatan Individu. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
[9]. Mulyadi. (2008). Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
[10]. Muminin, M. A., dan Hidayat, W. (2017). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2011–2015. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1, 374–384.
[11]. Nur, B. R. (2020). Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka Di Pulau Kalimantan (Periode 2014–2018). Doctoral Dissertation, Universitas Islam Indonesia.
[12]. Okun, A. M. (1962). Potential GN: Its Measurement and Significance dalam buku Proceedings of The Business and Economic Statistics Section. Washington: America Statistical Association.
[13]. Probosiwi, R. (2016). Pengangguran dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Kemiskinan. Jurnal PKS, 15(2), 89–100.
[14]. Purwanto, S. (2019). Statistika Untuk Ekonomi Dan Keuangan Modern Edisi 3 Buku 1. Salemba Empat, 362.
[15]. Ramiayu, D. D. (2013). Analisis Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah, Upah Minimum, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten/Kota Jawa Timur. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya, 1–16.
[16]. Rizky, W. (2022). Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk Usia Produktif, Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Dan Angkatan Kerja Terhadap Pengangguran Terdidik Di Kota Jambi Periode Tahun 2001–2021. Doctoral Dissertation, Sumber Daya Manusia.
[17]. Sifa, N., & Nurfahmiyati. (2022). Pengaruh Jumlah Penduduk, Inflasi, dan Kemiskinan terhadap Pengangguran di Provinsi Sumatera Barat. Bandung Conference Series: Economics Studies, 2(1), 218–226. https://doi.org/10.29313/bcses.v2i1.2482.
[18]. Sugianto dan Permadhy, Y. (2020). Faktor Penyebab Pengangguran Dan Strategi Penanganan Permasalahan Pengangguran Pada Desa Bojongcae, Cibadak Lebak Provinsi Banten. Jurnal IKRA-ITH Ekonomika, 2(3), 54–63.
[19]. Suhadi, F. R., dan Setyowati, E. (2022). Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendidikan, Upah Minimum, Dan PDRB Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Provinsi Jawa Barat. Ekombis Review: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 10(2), 879–888.
[20]. Sukirno, S. (2006). Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah, dan Dasar Kebijakan. Jakarta: Prenada Media Group.
[21]. Sukirno, S. (2016). Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Rajawali Grafindo Press.
[22]. Sunjoyo, Setiawan, R., Carolina, V., Magdalena, N., dan Kurniawan, A. (2013). Aplikasi SPSS untuk SMART Riset (Program IBM SPSS 21.0). Bandung: Alfabeta.
[23]. Suprayitno, I. J., Darsyah, M. J., Rahayu, U. C. (2013). Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Jumlah Pengangguran Di Kota Semarang. 2 (April), 94–100.
[24]. Todaro, M. P. (2000). Pembangunan Ekonomi 2. Jakarta: PT Bumi Aksara.
[25]. Tumilaar, T. V., Maramis, Th. B. M., dan Siwu, H. F. Dj. (2022). Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendidikan, dan Upah Minimum Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(5), 61–72.
[26]. Wahab, S. A. (2012). Analisis Kebijakan: Dari Formulasi ke Penyusunan Model-Model Implementasi Kebijakan Publik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alfina Taskiyatul Zilda, Cintaning Harda Pramita, Mekar Icha Apriliyana, Aurellia Bunga Ardellia Pramana, Dewani Anindita Mega, Dewi Tri Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
