Kedaulatan Pangan Di Desa Lolong Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggar Timur
DOI:
https://doi.org/10.23917/determinasi.v3i4.522Keywords:
Kedaulatan pangan, masyarakat adat, pangan lokalAbstract
Kedaulatan pangan masyarakat adat di Desa Lolong, Kecamatan Nagawutung, Nusa Tenggara Timur, bergantung pada pertanian tradisional dengan tanaman utama jagung, padi ladang, dan ubi-ubian. Meskipun tanaman ini tahan terhadap kekeringan, ketergantungan pada curah hujan, rendahnya pengetahuan tentang teknologi modern, dan terbatasnya akses terhadap sarana menghambat produktivitas pertanian. Rekomendasi yang diberikan meliputi pola produksi, konsumsi pangan, luas lahan dan produktivitas, serta identifikasi usulan produksi komoditas, dengan sebagian besar hasil panen dikonsumsi sendiri dan sisanya dijual di pasar lokal, yang dipersulit oleh masalah transportasi dan pasar terbatas. Upaya pembentukan kelompok tani dan pelatihan pengolahan produk pangan diusulkan untuk meningkatkan pendapatan. Pola konsumsi masyarakat yang didasarkan pada pangan lokal dan protein dari sumber terbatas, menyebabkan ketergantungan tinggi dan kerentanan terhadap perubahan hasil panen. Pengelolaan sampah di desa sudah efektif, dengan pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik dan pakan ternak untuk mendukung pertanian dan peternakan yang lebih berkelanjutan.
Downloads
References
[1]. Cundari, Lia, Susila Arita, Leily Nurul Komariah, Tuty Emilia Agustina, David Bahrin, Jurnal Teknik, and Kimia No. 2019. “Burai.” 25(1): 5–12.
[2]. Effendi, Tadjudin Noer. 2016. “Budaya Gotong Royong Masyarakat Dalam Perubahan Sosial Saat Ini.” Jurnal Pemikiran Sosiologi 2(1): 1. doi:10.22146/jps.v2i1.23403.
[3]. Gozali, Gozali, and Bambang Jati Kusuma. 2019. “Identifikasi Potensi Pangan Lokal Untuk Penganekaragaman Produk Pangan Kota Balikpapan.” JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan 3(2): 111–15. doi:10.32487/jshp.v3i2.650.
[4]. Hartaty, Hartaty, and Maria Kurni Menga. 2022. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat.” Abdimas Polsaka 1(1): 16–21. doi:10.35816/abdimaspolsaka.v1i1.7.
[5]. Kerans, Geterudis, and Khristoforus Palli Ngongo. 2022. “Pelatihan Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal Untuk Menumbuhkan Dan Mengembangkan Jiwa Enterpreneurship Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA.” Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4(2): 573. doi:10.20527/btjpm.v4i2.5123.
[6]. Kusumaningrum, Septiana Indriani. 2019. “Pemanfaatan Sektor Pertanian Sebagai Penunjang Pertumbuhan Perekonomian Indonesia.” Jurnal Transaksi 11(1): 80–89. http://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/transaksi/article/view/477.
[7]. Lamataro, Fadly, Titiek Suheta, M Rizki Wicaksono, and Yani Ikhwanunnadzir. 2023. “Analisa Jatuh Tegangan Pada Jaringan Tegangan Rendah Di PT . PLN ( Persero ) ULP Lembata.” Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan XI 2023: 1–10.
[8]. Nugraha, Adi, Mochamad S. Hestiawan, and Dika Supyandi. 2016. “Refleksi Paradigma Kedaulatan Pangan Di Indonesia: Studi Kasus Gerakan Pangan Lokal Di Flores Timur.” Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad 1(2). doi:10.24198/agricore.v1i2.22717.
[9]. Rutan, M I M, L L Daga, and M Wutun. 2018. “Studi Etnografi Makna Komunikasi Ritual Adat Werung Lolong Pada Masyarakat Lewohala Di Desa Todanara Kecamatan Ile Ape ….” Jurnal Communio: Jurnal Jurusan ….
[10]. Simanjuntak, Atmaezer H., and Rudi G. Erwinsyah. 2020. “Kesejahteraan Petani Dan Ketahanan Pangan Pada Masa Pandemi Covid-19 : Telaah Kritis Terhadap Rencana Megaproyek Lumbung Pangan Nasional Indonesia Smallholders Welfare and Food Security in Times of Covid-19 Pandemic : A Critical Review of Indonesia ’ S Me.” Sosio Informa 6(2): 184–204.
[11]. Syahyuti, NFN, NFN Sunarsih, Sri Wahyuni, Wahyuning Kusuma Sejati, and Miftahul Azis. 2016. “Kedaulatan Pangan Sebagai Basis Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional.” Forum penelitian Agro Ekonomi 33(2): 95. doi:10.21082/fae.v33n2.2015.95-109.
[12]. Tahun, Nomor, Imelda Jawa Lembu, Kresensia Santrika, Arnoldus Suban Hayon, Johan Semuel, Bonat Tamonob, Frans Nyong, and Innosensia I E Ndiki Satu. 2024. “Pelayanan Pendidikan Dalam Menangani Implikasi Bullying Melalui Sosialisasi Kepada SDN Penikenek , Kecamatan Nagawutung , Kabupaten Lembata Educational Services in Handling the Implications of Bullying Through Socialization to SDN Penikenek , Nagawutung District , Lembata Regency Individu Untuk Menyakiti , Mengintimidasi , Atau Mengucilkan Orang Lain , Baik Secara Fisik ,.”
[13]. Trichinas, Selestinus, Gafita Putra, Timoteus Ua, Yosep Riang, and Kristianus Simon H. 2024. “Pembuatan Peta Desa Di Desa Warawatung Kecamatan Nagawutun Kabupaten Lembata Making Village Maps in Warawatung Village , Nagawutun District , Lembata Regency Universitas Katolik Widya Mandira Kupang , Indonesia.” : 138–44.
[14]. Tuto, Lidwina, and Rizki Agung Novariyanto. 2023. “Strategi Pemertahana Kearifan Lokal Masyarakat Lembata Dalam Menghadapi Globalisasi.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9(18): 426–32. https://doi.org/10.5281/zenodo.8314255.
[15]. Welli, Yuliatmoko. 2011. “Inovasi Teknologi Produk Pangan Lokal Untuk Percepatan Ketahanan Pangan.” Universitas Terbuka: 1–8. http://repository.ut.ac.id/2360/1/fmipa201120.pdf.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 khoirul irfan ferdiyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
