Pengembangan Kewirausahaan Bagi Mahasiswa Melalui Program Wirausaha Merdeka Dengan Inovasi Pengolahan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Menjadi Teh Keloruma
DOI:
https://doi.org/10.23917/determinasi.v4i1.584Keywords:
Kewirausahaan Mahasiswa, Wirausaha Merdeka, Daun Kelor, Teh Keloruma, Analisis SWOT, Business Model Canvas (BMC)Abstract
The high unemployment rate among college graduates increases the importance of developing an entrepreneurial spirit among students. The Independent Entrepreneurship Program, which is part of the Independent Learning Campus (MBKM), provides students with the opportunity to develop business ideas based on local potential. This study aims to analyze the development strategy of the herbal tea business "Tea Keloruma" made from moringa leaves (Moringa oleifera), through a SWOT analysis approach and the preparation of a Business Model Canvas (BMC). The method used is qualitative descriptive analysis with a SWOT approach to identify internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats) faced in business development. The results of the analysis show that Tea Keloruma is in quadrant I in the SWOT diagram, which recommends implementing an aggressive strategy in the form of strengths-opportunities (SO). This strategy emphasizes the use of moringa leaf nutrition and healthy lifestyle trends to expand the market. Meanwhile, weaknesses such as lack of digital promotion and low consumer understanding are overcome through market education and branding strengthening. This study also found that Tea Keloruma business model includes collaboration with local farmers, broad consumer segmentation, and distribution strategies through social media and UMKM bazaars. With an innovative approach that focuses on local potential, Tea Keloruma is expected to be a significant example in the development of student entrepreneurship that provides economic and social impacts.
Downloads
References
[1] A. Soleh, “177585-ID-masalah-ketenagakerjaan-dan-pengangguran,” Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos, vol. 6, no. 2, hlm. 83–91, 2017.
[2] N. Falikhah, “Bonus Demografi Peluang Dan Tantangan Bagi Indonesia,” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, vol. 16, no. 32, 2017, doi: 10.18592/alhadharah.v16i32.1992.
[3] R. Yanuarsari, I. Asmadi, H. S. Muchtar, dan R. Sulastini, “Peran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam Meningkatkan Kemandirian Desa,” Jurnal Basicedu, vol. 5, no. 6, hlm. 6307–6317, 2021, doi: 10.31004/basicedu.v5i6.1828.
[4] L. N. H. Hia, “The concept of student entrepreneurship in the era of independent learning,” Intelektium, vol. 3, no. 1, hlm. 96–107, 2022, doi: 10.37010/int.v3i1.643.
[5] Zuhrinal dan Melsa Siagian, “Pentingnya Kewirausahaan Bagi Perekonomian Bangsa,” OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen, vol. 3, no. 1, hlm. 184–190, 2023, doi: 10.55606/optimal.v3i1.966.
[6] D. Lestiani, M. Nanang Rifa’i, dan R. Rahmadani, “Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Minat Pemuda Untuk Berwirausaha Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nurul Huda,” JECO: Journal of Economic Education and Eco-Technopreneurship, vol. 1, no. 1, hlm. 33– 37, 2022, doi: 10.30599/jeco.v1i1.107.
[7] W. Isnan dan N. M., “Ragam Manfaat Tanaman Kelor ( Moringa Oleifera Lamk.) Bagi Masyarakat Wahyudi Isnan dan Nurhaedah M.,” info teknis EBONI, vol. 14 No, hlm. 63–75, 2017.
[8] H. Kurniawan dkk., “Pengolahan Daun Kelor Di Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara,” Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram, vol. 2, no. 2, 2020, doi: 10.29303/amtpb.v2i2.47.
[9] E. Angelina, “Potensi Antibakteri Beberapa Bagian Tumbuhan Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Bakteri Gram Positif Dan Gram Negatif: Literature Review,” Jurnal Medika Hutama, vol. 3, no. 3, hlm. 402–406, 2022.
[10] M. N. Britany dan L. Sumarni, “Pembuatan Teh Herbal Dari Daun Kelor Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Limo,” Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, hlm. 1–6, 2020, [Daring]. Tersedia pada: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat
[11] R. Lake dan N. Nalle, “Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Melatih) The Strategy For Development Of Moringa Agribusiness In Timor Tengah Utara Regency (Case Study Of Women Farmers Group Melatih,” Jurnal Pertanian Agros, vol. 24, no. 2, hlm. 958–969, 2022.
[12] I. I. Ifada, S. Suslinawati, dan A. Zuraida, “Pemberdayaan Masyarakat Peningkatan Nilai Tambah Produk Jagung,” JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), vol. 7, no. 2, hlm. 255, 2023, doi: 10.30595/jppm.v7i2.10582.
[13] E. Bataragoa, Y. Indarsyih, U. H. Oleo, K. Kendari, dan P. S. Tenggara, “Peningkatan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Mini Expo Dan Bazar Bioteknologi : Pendekatan,” hlm. 339– 350, 2023.
[14] Kemendikbudristek, “Panduan Program Wirausaha Merdeka Tahun 2022,” Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
[15] M. A. Tuas dkk., “Pengembangan Teh Daun Kelor ( Moringa olifera L .) PT . Maspete , Kabupaten Malaka,” vol. 4, no. 6, hlm. 529–535, 2024, doi: 10.59395/altifani.v4i6.628.
[16] P. L. Putri dan B. Widadi, “Peran Inovasi dalam Pengembangan Model Bisnis UMKM di Era Digital,” Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, vol. 2, no. 4, hlm. 180– 189, 2024, doi: 10.61132/maeswara.v2i4.1113.
[17] D. Afnan, “Peran Mahasiswa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Kewirausahaan,”
Jurnal Signal, vol. 7, no. 2, hlm. 156–169, 2019, doi: 10.33603/signal.v7i2.2417.
[18] I. G. N. A. B. Putra, “Analisis Swot Sebagai Strategi Meningkatkan Keunggulan Pada Ud. Kacang Sari Di Desa Tamblang,” Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, vol. 9, no. 2, hlm. 397, 2019, doi: 10.23887/jjpe.v9i2.20106.
[19] R. Yani, R. Mastuti, dan C. Gustiana, “Analisis Swot Sebagai Strategi Pengembangan Usaha Produksi Teh Herbal Alami Daun Kelor (Moringa Oleifera) Cv. Atlantic, Aceh Utara,” Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, vol. 9, no. 2, hlm. 2443, 2023, doi: 10.25157/ma.v9i2.10418.
[20] S. husnul hotima, “Analisis Strategi Inovasi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Produk Olahan Daun Kelor Pada Cv. Kreatif Maronggih Center Community,” vol. 2507, no. February, hlm. 1–9, 2020.
[21] D. Oktaviana dan B. Clark, “Analisis Strategi pemasaran menggunakan matriks SWOT, matriks IFE, matriks EFE, dan matriks IE (studi kasus pada bisnis banjjagim.id),” Sci Afr, vol. 114, no. June, hlm. e00146, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://doi.org/10.1016/j.sciaf.2019.e00146
[22] I. Kamaluddin, “Analisis Swot Untuk Merumuskan Strategi Bersaing Pada Pt. Menara Angkasa Semesta Cabang Sentani,” Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, vol. 1, no. 4, hlm. 342–354, 2020, doi: 10.31933/jimt.v1i4.183.
[23] T. H. Suryatman, M. E. Kosim, dan G. E. Samudra, “Perencanaan Strategi Pemasaran Dengan Analisis Swot Dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Sepatu Adidas Di Pt. Panarub Industry,” Journal Industrial Manufacturing, vol. 6, no. 1, hlm. 43, 2021, doi: 10.31000/jim.v6i1.4117.
[24] S. Muhammad, Manajemen Strategik Konsep dan Kasus. Yogyakarta: akademi manajemen perusahaan YKPN, 2008.
[25] Z. Zulkarnain, M. G. Saputra, dan D. Silvia, “Strategi Pengembangan Bisnis Melalui Pendekatan Business Model Canvas Pada Pt Pitu Kreatif Berkah,” Journal Industrial Servicess, vol. 6, no. 1, hlm. 55, 2020, doi: 10.36055/jiss.v6i1.9476.
[26] N. Herawati, T. Lindriati, dan I. B. Suryaningrat, “Penerapan Bisnis Model Kanvas Dalam Penentuan Rencana Manajemen Usaha Kedelai Edamame Goreng,” Jurnal Agroteknologi, vol. 13, no. 01, hlm. 42, 2019, doi: 10.19184/j-agt.v13i01.8554.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hesti Hasmarani, Muhammad Arif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
