Dinamika Psikologis pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Berpacaran
DOI:
https://doi.org/10.23917/jkk.v5i2.1004Keywords:
Dewasa Awal, Dinamika Psikologis, Kekerasan Pacaran, Kota Sorong, Perempuan KorbanAbstract
Kekerasan dalam hubungan pacaran merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan, khususnya pada perempuan dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika psikologis perempuan korban kekerasan dalam hubungan pacaran di Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria perempuan berusia 18–40 tahun, berstatus mahasiswi, dan pernah atau sedang mengalami kekerasan dalam pacaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, keterangan significant other, serta tes psikologi Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis korban terbentuk melalui tiga pola utama. Pertama, keterikatan emosional dalam siklus kekerasan (cycle of violence) yang memunculkan trauma bonding. Kedua, distorsi kognitif berupa self-blame, normalisasi kekerasan, dan keyakinan terhadap perubahan pasangan yang berkontribusi pada learned helplessness. Ketiga, respons perilaku sebagai strategi bertahan yang berkembang menjadi maladaptif dan menyebabkan hilangnya agency. Selain itu, pengalaman kekerasan masa lalu dan rendahnya dukungan sosial memperkuat keterjebakan korban, sementara dukungan sosial menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika psikologis korban bersifat kompleks dan melibatkan interaksi aspek afektif, kognitif, dan konatif. Oleh karena itu, intervensi perlu dilakukan secara komprehensif dengan menekankan pemulihan emosional, restrukturisasi kognitif, penguatan agency, serta dukungan sosial.
Downloads
References
Abd Kadir, M. A., Salmawati, Fajeriana, N., Ali, M., & Amri, I. (2023). Peran lembaga pemerintah terhadap perlindungan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak: Studi kasus di Kota Sorong Papua Barat Daya. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 106–116. https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/jn/article/view/3207
Adilla, S., & Syafira, R. (2019). Tugas perkembangan dewasa awal menurut Erikson. Jurnal Psikologi Indonesia, 12(3), 45–59.
Ady, R., Sari, M., & Nabila, D. (2022). Perkembangan identitas dalam masa dewasa awal. Jurnal Psikologi Perkembangan, 15(1), 123–137.
Anindya, A., Dewi, Y. I. S., & Oentari, Z. D. (2020). Dampak psikologis dan upaya penanggulangan kekerasan seksual terhadap perempuan. TIN: Terapan Informatika.
Astutik, D., & Syafiq, M. (2019). Sikap menerima kekerasan dalam pacaran dan pengaruhnya terhadap dinamika hubungan. Jurnal Psikologi Sosial, 13(1), 85–98.
Butcher, J. N., & Williams, C. L. (1992). Essentials of MMPI Assessment. Allyn & Bacon.
Creswell, J. W. (2010). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (4th ed.). Pearson.
Detik.com. (2024). Kekerasan dalam hubungan pacaran: Kronologi Pria di Sorong Bakar Pacar Usai Cekcok Gegara Cerita Masa Lalu.
Greene, R. L. (2011). The MMPI-2: An Interpretive Manual (3rd ed.). Allyn & Bacon.
Hapsari, N. K. A. M. Y., Zahra, A. C. A., Anggini, C. T., & Eva, N. (2022). The Role of Forgiveness and Social Support on Psychological Well-Being among Women in Dating Violence. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(2), 130–143.
Heise, L., & Moreno, C. (2002). Kekerasan dalam hubungan pacaran: Dampak sosial dan psikologis pada perempuan. Gender & Development, 10(1), 28–39.
Herman, J. L. (1997). Trauma and Recovery: The Aftermath of Violence from Domestic Abuse to Political Terror. Basic Books.
Hulukati, A., & Djibran, M. (2018). Kekerasan dalam hubungan pacaran pada usia 18--25 tahun di Indonesia. Jurnal Studi Sosial, 7(2), 110–124.
Kim, J. H. (2021). The Role of Social Support in Recovery from Trauma. Psychiatry Research, 295, 113597. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113597
Komnas Perempuan. (2022). Laporan Tahunan 2022: Kekerasan terhadap Perempuan dalam Hubungan Pacaran.
Komnas Perempuan. (2023). Laporan Tahunan 2023: Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia.
Kurniawati, A., & Munir, M. (2022). Dampak psikologis kekerasan dalam pacaran terhadap remaja perempuan. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, 1(1), 30–38. https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34583
Lin, X., Zhang, Y., & Zhao, L. (2020). The Psychological Impact of Dating Violence: Depression, Anxiety, and PTSD in Young Victims. Journal of Youth and Adolescence, 49(5), 932–945.
Mandagie, N., & Rositawati, N. (2020). Persepsi terhadap kekerasan dalam pacaran dan pengaruhnya terhadap individu yang terlibat. Jurnal Psikologi Remaja, 16(3), 87–101.
Mayasari, S. (2016). Rasa bersalah dan ketergantungan emosional pada korban kekerasan dalam hubungan pacaran. Jurnal Psikologi Klinis, 14(4), 105–119.
Merriam, S. B. (1995). Qualitative Research and Case Study Applications in Education. Jossey-Bass.
Nwufo, I., Ogunbode, A., & Adeniran, F. (2021). Media Exposure and the Normalization of Violence in Relationships: Impact on Youth. Journal of Media and Communication Studies, 13(4), 212–225.
Prameswari, R., & Nurchayati, D. (2021). Dampak kekerasan fisik dan verbal dalam pacaran terhadap kesejahteraan psikologis korban. Jurnal Psikologi Sosial, 19(1), 76–89.
Ramadhani, D. P., & Herdiana, I. (2022). Hubungan kekerasan dalam pacaran dengan self-esteem pada korban wanita dewasa awal. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, 2(1), 30–38. https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/34583
Robinson, M. D., Hassija, C. M., & Wellman, J. D. (2024). Trauma-related shame, characterological self-blame, and psychological outcomes among sexual assault survivors. Journal of Loss and Trauma, 29(8), 924-943.
Sabrina, K. N., Syakarofath, N. A., Karmiyati, D., & Widyasari, D. C. (2022). Loneliness dan Internalizing Problems Remaja. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 5(2), 142–150. https://www.researchgate.net/publication/358960294_Loneliness_dan_Internalizing_Problems_Remaja
Sangeetha, M., Mohan, V., Harihasudan, R., & Nawaz, N. (2022). The Cycle of Violence in Dating Relationships: An Exploration of the Three-Phase Pattern. Journal of Social Psychology, 21(3), 140–158.
Sari, R. (2019). Ketergantungan emosional dan perasaan cinta dalam hubungan kekerasan. Jurnal Psikologi Klinis, 16(3), 102–115.
Sari, R., & Fridari, L. (2021). Harapan dan penolakan terhadap perubahan dalam hubungan kekerasan: Studi pada korban pacaran. Jurnal Psikologi Sosial, 20(2), 75–89.
Shorey, R. C. (2014). The Hidden Consequences of Intimate Partner Violence: The Challenges Faced by Victims in Leaving Abusive Relationships. Violence and Victims, 29(6), 1023–1045.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulastri, N., & Nurhayaty, D. (2021). Kekerasan dalam pacaran sebagai fenomena gunung es: Tinjauan terhadap data kekerasan perempuan di Kota Sorong. Jurnal Kekerasan Dan Sosial, 10(3), 114–130.
Widjanarko, A. (2016). Ancaman fisik dan psikologis dalam kekerasan pacaran: Dampaknya terhadap korban. Jurnal Psikologi Forensik, 8(2), 60–72.
Widyasari, Y., & Aryastami, E. (2018). Konsekuensi kesehatan dari kekerasan dalam pacaran: Gangguan kecemasan dan kehamilan tidak diinginkan. Jurnal Kesehatan Perempuan, 25(1), 43–55.
Wolfe, D. A., & Temple, J. R. (2019). The Impact of Family Violence on Dating Relationships: A Developmental Perspective. Journal of Family Psychology, 33(4), 503–516.
World Health Organization. (2012). Youth and Violence: The Role of Age in the Incidence of Dating Violence.
Yin, R. K. (2003). Case Study Research: Design and Methods (3rd ed.). Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Lestari, Adinda Shofia, Syafira Putri Ekayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











