Peran Usia, Paritas, dan Pendidikan dalam Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.23917/jkk.v4i2.398Keywords:
antenatal care, ibu hamil, paritas, tingkat pendidikan, usiaAbstract
Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi indeks utama dalam menilai pencapaian program kesehatan ibu. AKI di Indonesia menempati posisi ketiga tertinggi di Asia Tenggara. Pemanfaatan pelayanan antenatal care (ANC) yang tepat bisa menjadi suatu intervensi yang hemat biaya dalam menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu. Manfaat ANC adalah untuk memelihara kesehatan ibu dan anak dimulai dari periode kehamilan hingga masa nifas, serta melakukan deteksi dini faktor risiko pada kehamilan. Penelitian ini membahas tingkat kepatuhan ANC yang dilihat dari faktor predisposisi berupa usia, paritas, dan tingkat pendidikan ibu. Penelitian ini menerapkan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 95 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan ANC di Puskesmas Weru Sukoharjo dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data rekam medis kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan Fisher. Analisis bivariat menunjukkan bahwa hubungan usia dengan tingkat kepatuhan kunjungan ANC memiliki nilai p = 0.324 (> 0.05), dan hubungan paritas dengan tingkat kepatuhan kunjungan ANC memiliki nilai p = 0.707 (> 0.05). Sementara itu, analisis hubungan tingkat pendidikan dengan tingkat kepatuhan kunjungan ANC memiliki nilai p = 0.012 (< 0.05). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu terhadap kepatuhan kunjungan ANC. Hubungan usia dan paritas terhadap kepatuhan kunjungan ANC ditemukan tidak signifikan. Peneliti menyarankan tenaga kesehatan untuk meningkatkan sosialisasi tentang layanan ANC.
Downloads
References
Alanazy, W., & Brown, A. (2020). Individual and healthcare system factors influencing antenatal care attendance in Saudi Arabia. BMC Health Services Research, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12913-020-4903-6
Ali, N., Elbarazi, I., Alabboud, S., Al-Maskari, F., Loney, T., & Ahmed, L. A. (2020). Antenatal care initiation among pregnant women in the United Arab Emirates: The Mutaba’ah study. Frontiers in Public Health, 8. https://doi.org/10.3389/fpubh.2020.00211
Amirus, K., Muhani, N., & Septiana, V. (2019). Faktor mempengaruhi ibu hamil melakukan kunjungan antenatal (studi komparatif: Puskesmas Natar dan Puskesmas Kalianda). Jurnal Dunia Kesmas, 8.
Amungulu, M. E., Nghitanwa, E. M., & Mbapaha, C. (2023). An investigation of factors affecting the utilization of antenatal care services among women in post-natal wards in two Namibian hospitals in the Khomas region. Journal of Public Health in Africa, 14(3). https://doi.org/10.4081/jphia.2023.2154
Anggraeni, M. D., Setiyani, R., Triyanto, E., Iskandar, A., Nani, D., & Fatoni, A. (2023). Exploring the antenatal care challenges faced during the COVID-19 pandemic in rural areas of Indonesia: A qualitative study. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1). https://doi.org/10.1186/s12884-023-05495-8
Azizah, R., & Wulandatika, D. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan frekuensi kunjungan antenatal care pada ibu hamil masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Journal of Midwifery and Reproduction, 5(1), 1–9.
BPS. (2023). Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. Badan Pusat Statistik.
Candrasari, A., Romadhon, Y. A., Auliafadina, F. D., Firizqina, A. B., & Marindratama, H. (2015). Hubungan antara pertambahan berat badan ibu hamil dengan berat badan lahir bayi di Kabupaten Semarang. Biomedika, 7(1).
Denny, H. M., Laksono, A. D., Matahari, R., & Kurniawan, B. (2022). The determinants of four or more antenatal care visits among working women in Indonesia. Asia-Pacific Journal of Public Health, 34(1), 51–56. https://doi.org/10.1177/10105395211051237
Dewi, L. M., Azahra, M., Izdhihar, R. R., Putri, N. F., & Mahmudi, L. K. (2023). Edukasi kesehatan seksual remaja pada siswa Sanggar Bimbingan (SB) Muhammadiyah Kepong, Malaysia. Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar, 43–50.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo 2021.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2022). Profil Kesehatan Jateng 2021.
Heron, H. A., Majid, R., & Rasma. (2017). Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan antenatal care pada ibu hamil. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), 1–9.
Idris, H., & Sari, I. (2023). Factors associated with the completion of antenatal care in Indonesia: A cross-sectional data analysis based on the 2018 Indonesian Basic Health Survey. Belitung Nursing Journal, 9(1), 79–85. https://doi.org/10.33546/bnj.2380
Junga, M. R., Pondaag, L., & Kundre, R. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan pemeriksaan antenatal care (ANC) ibu hamil trimester III di Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. Journal Keperawatan (e-Kp), 5(1).
Kemenkes. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.
Kemenkes. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021.
Laksono, A. D., Rukmini, R., & Wulandari, R. D. (2020). Regional disparities in antenatal care utilization in Indonesia. PLOS ONE, 15(2). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0224006
Mare, K. U., Wuneh, A. G., Awol, M. S., Ibrahim, M. A., Hiluf, M. K., Aychiluhm, S. B., Mohammed, O. A., & Sabo, K. G. (2022). Factors affecting nonadherence to WHO’s recommended antenatal care visits among women in pastoral community, Northeastern Ethiopia: A community-based cross-sectional study. Nursing Research and Practice, 2022. https://doi.org/10.1155/2022/6120107
Melani, N., & Nurwahyuni, A. (2022). Analisis faktor yang berhubungan dengan demand atas pemanfaatan penolong persalinan di Provinsi Banten: Analisis data Susenas 2019. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3175–3184.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Miranda Azahra, Siti Soekiswati, Wijayanti Wijayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











