Hubungan Usia, Pendidikan, dan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Hipertensi Berpendekatan Cross Sectional
DOI:
https://doi.org/10.23917/jkk.v4i2.399Keywords:
hipertensi, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, usia, cross sectionalAbstract
Hipertensi dianggap sebagai salah satu masalah kesehatan paling berbahaya di seluruh dunia. Hipertensi dapat didiagnosis ketika seseorang memiliki dua hasil pengukuran tekanan darah yang berbeda, khususnya tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg. Variabel seperti usia, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan dapat mempengaruhi timbulnya penyakit hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dan prevalensi hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Strategi pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk memperoleh sampel sebanyak 78 lansia yang terdiagnosis hipertensi dan tidak hipertensi di posyandu lansia di Desa Kerten, Laweyan, Surakarta. Selain itu, uji chi-square digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Hubungan antara usia, tingkat pendidikan, dan tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi terbukti tidak terdapat hubungan yang signifikan yaitu didapatkan hasil (p> 0,05). Studi ini menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan, terutama mengenai penyakit hipertensi, tanpa memandang usia, karena hipertensi tidak hanya terjadi pada masa lansia. Usia yang sudah lanjut harus diimbangi dengan rasa kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri agar dapat menghindari terjadinya penyakit hipertensi pada masa lansia.
Downloads
References
Alfian, R., Lisdawati, N., Maulana, A., Putra, P., Sari, R. P., Lailani, F., & Sakit, R. (2018). Profil kualitas hidup dan tekanan darah pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin. 4(2), 106–113.
Cahyaningrum, E., Putri, N. R. I. T., & Dewi, P. (2022). Hubungan usia dan tingkat pendidikan dengan peningkatan tekanan darah lansia. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPKM), 1(1), 325–331.
Cahyanti, A. N., Utomo, D. E., & Kep, M. S. (2021). Dukungan keluarga dan perilaku penderita hipertensi terhadap pencegahan stroke. Jurnal Kesehatan, 14(1), 87–97. https://journals.ums.ac.id/jk/article/view/12058/pdf
Fahriah, K., Rizal, A., & Irianty, H. (2021). Hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan, dan sikap terhadap pencegahan penyakit hipertensi pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Melati Kuala Kapuas tahun 2021. 63, 1–8.
Herawati, C., Indragiri, S., & Melati, P. (2020). Aktivitas fisik dan stres sebagai faktor risiko terjadinya hipertensi pada usia 45 tahun ke atas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 66–80.
Jusuf, J. B. K., & Raharja, A. T. (2019). Tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur terhadap permainan tonnis. Jurnal Pendidikan Jasmani.
Lamirault, G., Artifoni, M., Daniel, M., & Barber-Chamoux, N. (2019). Resistant hypertension: Novel insights. Current Hypertension Reviews, 16(1), 61–72. https://doi.org/10.2174/1573402115666191011111402
Limbong, V. A., Rumayar, A., & Kandou, G. D. (2016). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tateli Kabupaten Minahasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 1–5.
Lina, N., & Saraswati, D. (2020). Deteksi dini penyakit jantung koroner di Desa Kalimanggis dan Madiasari Kabupaten Tasikmalaya. Warta LPM, 23(1), 45–53.
Mahmudah, S., Maryusman, T., Arini, F. A., & Malkan, I. (2015). Hubungan gaya hidup dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Sawangan Baru Kota Depok tahun 2015. Biomedika, 7(2).
Mills, K. T., Bundy, J. D., Kelly, T. N., Reed, J. E., Kearney, P. M., Reynolds, K., & Chen, J. (2016). Global disparities of hypertension prevalence and control: A systematic analysis of population-based studies from 90 countries. 134(6), 441–450. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.115.018912.Global
Moerdhanti, I. A., & Dhirisma, F. (2022). Hubungan antara tingkat pendidikan terhadap pengetahuan masyarakat tentang hipertensi di Posbindu Desa Srigading, Sanden, Bantul, Yogyakarta. 7(1), 40–44.
Nur Kholifah, S. (2021). Pengaruh terapi musik instrumental terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 14(1).
Rahmawati, A., Siryaningsih, R., & Jatmiko, S. W. (2014). Hubungan antara hipertensi dengan premenstrual syndrome pada wanita usia reproduktif. Biomedika, 6(2).
Seftiana, T., & Kumalasary, D. (2021). Tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi berhubungan dengan kejadian hipertensi. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(4), 865–868. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i4.5251
Wahyuni, W. (2019). Peningkatan pengetahuan hipertensi dan pelatihan penghitungan nadi dan pengukuran tekanan darah pada kader Posyandu di Desa Sidorejo. Warta LPM, 21(2), 40–44.
Wicaksono, S. (2016). Hubungan usia dan jenis kelamin lansia dengan peningkatan tekanan darah (hipertensi) di Dusun 1 Desa Kembangseri Kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah tahun 2015. 1(1), 1–23.
Wicaksono, S. (2018). Hubungan usia dan jenis kelamin lansia dengan peningkatan tekanan darah (hipertensi) di Dusun 1 Desa Kembangseri Kecamatan Talang Empat Bengkulu Tengah tahun 2015. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 1(1), 1–6.
Yunus, M., Aditya, I. W. C., & Eksa, D. R. (2021). Hubungan usia dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 8(3), 229–239. https://journals.ekb.eg/article_243701_6d52e3f13ad637c3028353d08aac9c57.pdf
Yusuf, J., & Boy, E. (2023). Manifestasi klinis pada pasien hipertensi urgensi. Jurnal Implementa Husada, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.30596/jih.v4i1.12448
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rio Yunandar, Siti Soekiswati, Sri Wahyu Basuki, N Juni Triastuti, Nurul Istiqomah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











