Kohesi Gramatikal pada Artikel Redaksi Bertema Seni dan Budaya di Media Digital Mojok.co
DOI:
https://doi.org/10.23917/jkk.v4i2.446Keywords:
analisis wacana kualitatif, artikel redaksi, kohesi gramatikal, media digital indonesia, mojok.co, seni dan budayaAbstract
Penelitian ini menganalisis peran kohesi gramatikal dalam 15 artikel redaksi bertema seni dan budaya di Mojok.co (periode Juni–Oktober 2024). Dengan pendekatan analisis wacana kualitatif, ditemukan bahwa penggunaan substitusi, referensi, repetisi, dan konjungsi tidak hanya berfungsi sebagai alat linguistik untuk memperkuat struktur teks, tetapi juga menjadi sarana penyampaian ironi, humor, dan kritik sosial yang khas. Hasil analisis menunjukkan tiga fungsi utama: (1) membangun argumen yang sistematis, (2) meningkatkan keterikatan pembaca melalui gaya narasi personal, dan (3) memperkuat identitas kultural dalam menyampaikan pesan seni-budaya. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap studi linguistik terapan, khususnya dalam konteks media digital Indonesia, dengan menegaskan bahwa kohesi gramatikal tidak sekadar alat teknis, melainkan elemen strategis dalam membentuk gaya penulisan yang efektif dan berdampak sosial.
Downloads
References
Ardianto, E., & Erdinaya. (2013). Komunikasi Massa. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Arifin, Z. (2014). Gaya Bahasa Dalam Karya Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azis, A., & Juanda, J. (2017). Kohesi Gramatikal: Kajian Keutuhan Wacana Tugas Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Bahasa Dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Pengajarannya, 45(2), 170–179.
Bambang, H. (2000). Kohesi Dalam Wacana Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bungin, B. (2006). Komunikasi Massa Dan Teknologi Informasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Cangara, H. (2009). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Darwanto, A. (2007). Jurnalisme Kontemporer. Yogyakarta: Andi Offset.
Djajasudarma, T. F. (2009). Wacana: Pemahaman Dan Hubungan Antarunsur. Bandung: Eresco.
Gusnadi, Y. S. (1998). Himpunan Istilah Komunikasi. Jakarta: Grasindo.
Hartono, B. (2012). Kohesi Dan Koherensi Wacana Narasi Dalam Modul Karya Guru. Retorika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 8(1), 25–40.
Keraf, G. (2004). Diksi Dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kurniasih, D. (2016). Penggunaan Kohesi Gramatikal Dalam Berita Di Media Online. Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 18(2), 123–134.
McNair, B. (2010). News And Journalism In The UK. London: Routledge.
Mulyana, D. (2005). Komunikasi Antarpribadi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2014). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Rosdakarya.
Nasucha, Y., Rochmadi, M., & Wahyudi, A. B. (2019). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Yogyakarta: Media Perkasa.
Nurudin. (2015). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Rajawali Pers.
Rochmadi, M., & Nasucha, Y. (2015). Dasar-Dasar Penelitian Bahasa Sastra Dan Pengajarannya. Surakarta: Pustaka Briliant.
Santoso, E. (2015). Sastra Dan Media Baru: Kajian Terhadap Komunikasi Dalam Artikel Opini. Yogyakarta: Kanisius.
Shoemaker, P., & Reese, S. (2014). Mediating The Message. New York: Routledge.
Soyomukti, N. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: AR-Ruzz Media.
Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. (2009). Kohesi Dan Koherensi Wacana. Bandung: Angkasa.
Wibowo, H. (2016). Retorika Dalam Artikel Media Online. Yogyakarta: Penerbit Buku Kompas.
Wibowo, M. (2007). Jurnalistik Televisi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Widiatmoko, W. (2015). Analisis Kohesi Dan Koherensi Wacana Berita Rubrik Nasional Di Majalah Online Detik. Jurnal Sastra Indonesia, 4(1), 1–10.
Widodo, W. (2021). Analisis Wacana Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 14(3), 101–112.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani, Atiqa Sabardila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











