Kesantunan Berbahasa Dakwah Gus Baha pada Media Sosial Youtube: Kebermanfaatannya bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia

Authors

  • Anggun Sita Dewi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Andi Haris Prabawa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Harun Joko Prayitno Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Dini Restiyanti Pratiwi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Lukman Lukman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
    Indonesia
  • Ahmad Syar'i Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/jkk.v4i1.64

Keywords:

dakwah, kesantunan berbahasa, media sosial, pembelajaran bahasa indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan dalam bahasa dakwah Gus Baha, (2) mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran kesantunan dalam bahasa dakwah Gus Baha, dan (3) mendeskripsikan penggunaan kesantunan dan pelanggaran kesantunan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan teoritis dan metodologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sadap dengan cara menyadap ucapan Gus Baha dalam dakwahnya di media sosial. Selain itu, teknik menyimak juga digunakan untuk mendengarkan data ucapan Gus Baha. Peneliti juga merekam pidato dan wawancara Gus Baha dengan narasumber, serta menggunakan teknik mencatat untuk mencatat bentuk tuturan Gus Baha dan informasi penting selama wawancara berlangsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dan metode normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam dakwah Gus Baha di media sosial YouTube terdapat 11 tuturan yang memenuhi kaidah kesantunan, serta dua tuturan yang mengandung pelanggaran kesantunan. Kesantunan dan pelanggaran kesantunan dapat digunakan dalam pemanfaatan pembelajaran bahasa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilina, L., Wardarita, R., & Rukiyah, S. (2022). Kesantunan berbahasa dalam novel Seputih Hati yang Tercabik karya Ratu Wardarita. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 758-766.

Awaludin, A., Prayitno, H. J., & Haq, M. I. (2022). Using digital media dur-ing the COVID-19 pandemic era: Good online program in higher education. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 5(1), 1-12.

Azmi, R. A., & Agustina, A. (2022). Kesantunan berbahasa dan pem-anfaatannya dalam pembuatan bahan ajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 9026-9039.

Bakari, A. M., & Kamaruddin, R. (2019). Prinsip kesopanan dalam kesan-tunan bahasa drama Zahira. Inter-national Journal of the Malay World and Civilisation, 7(1), 33-39.

Cahyaningrum, F., Andayani, N. F. N., & Setiawan, B. (2018). Kesantunan berbahasa siswa dalam berdisku-si. Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 45-54.

Haiyudi, H., & Art-In, S. (2021). Chal-lenges, strategies, and solutions of teaching Bahasa Indonesia in COVID-19 crises: Case in Khon Kaen University. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 3(2), 142-152.

Hanifa, N., & Mahyuddin, N. (2023). Analisis kebutuhan guru dalam penggunaan panduan evaluasi kesantunan berbahasa anak usia 4-6 tahun di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3671-3679.

Hapsari, P. P., Harsono, H., Sawitri, S., & Basuki, S. H. (2022). Analisis kesantunan berbahasa dalam naskah Sêrat Dongeng Asmadaya (kajian pragmatik). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 5(1), 14-18.

Jayanti, M., & Subyantoro, S. (2019). Pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa pada teks di media so-sial. Jurnal Sastra Indonesia, 8(2), 119-128.

Laia, A. (2018). Analisis maksim ke-bijaksanaan dan maksim per-mufakatan dalam film Lua-Lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea. Jurnal Education and Development, 5(1), 87-96.

Munir, M., Syar’i, A., & Muslimah, M. (2021, December). Tantangan dan Peluang Pendidikan Islam di Tengah Arus Perkembangan Teknologi Digital. In Proceedings of Palangka Raya International and Na-tional Conference on Islamic Studies (PINCIS) (Vol. 1, No. 1).

Prayitno, H. J., Kusmanto, H., Nasucha, Y., Rahmawati, L. E., Jamaluddin, N., Samsuddin, S., & Ilma, A. A. (2019). The politeness comments on the Indonesian president Jokowi Instagram official account viewed from politico pragmatics and the character education orien-tation in the disruption era. Indo-nesian Journal on Learning and Ad-vanced Education (IJOLAE), 1(2), 52-71.

Putri, B. L., Safitri, W. D., Augtiah, I., & Putra, R. I. (2022). Peningkatan lit-erasi menulis siswa SMA Prawira Marta melalui pendampingan ma-ta pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar, 5(1), 80-92.

Revameilawati, S., Setyadi, A., & Tiani, R. (2021). Kesantunan berbahasa dalam ceramah Gus Miftah: Suatu kajian pragmatik. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 5(1), 106-115.

Revita, F., Dewa, M., Anjani, L., & Fato-ni, M. (2020). Implementasi pen-didikan karakter dalam pembela-jaran Bahasa Indonesia di SMP Al-Irsyad Surakarta. Buletin Literasi Budaya Sekolah, 2(1), 15-24.

Rismaya, R. (2020). Pelanggaran prinsip kerja sama dan kesantunan berba-hasa dalam cuitan Twitter berte-ma internalisasi seksisme: Suatu kajian pragmatik. Metahumaniora, 10(3), 346-360.

Subyantoro, S. (2012). Pengembangan buku pembelajaran Bahasa Indo-nesia bermuatan kesantunan ber-bahasa lintas budaya: Ancangan psikolinguistik pendidikan. Kajian Linguistik dan Sastra, 24(2), 164-175.

Sudaryanto. (2014). Studi tentang perkembangan Bahasa Indonesia di Tiongkok dan dampak kesarja-naan Tiongkok bagi pengajaran Bahasa Indonesia. Kajian Linguistik dan Sastra, 26(1), 61-70.

Syar'i, Ahmad (2020) Analysis of Chil-dren's Educational Aspirations in Dayak Ngaju Families; Islam, Christian and Kaharingan in Cen-tral Kalimantan. Ilkogretim Online - Elementary Education Online, 19 (4): 179-193.

Syukri, H., Yustanto, H., Sawardi, F. X., Nugroho, M., Widyastuti, C. S., Widyastuti, H., & Ginanjar, B. (2022). Strategi ketidaksantunan berbahasa dalam wacana keaga-maan. Risenologi, 7(1), 1-10.

Thambu, N., Prayitno, H. J., & Zakaria, G. A. N. (2021). Incorporating ac-tive learning into moral education to develop multiple intelligences: A qualitative approach. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 3(1), 17-29.

Wibowo, Y. E., Syar’i, A., & Muslimah, M. (2021). Manusia dan Pendidi-kan dalam Perspektif Islam. MAKSIMA: Jurnal Teknologi Pen-didikan dan Pengajaran, 1(1), 43-48.

Wirabumi, R. (2020, October). Metode pembelajaran ceramah. Annual Conference on Islamic Education and Thought (ACIET), 1(1), 105-113.

Downloads

Published

2024-12-07

How to Cite

Dewi, A. S., Prabawa, A. H., Prayitno, H. J., Pratiwi, D. R., Lukman, L., & Syar'i, A. (2024). Kesantunan Berbahasa Dakwah Gus Baha pada Media Sosial Youtube: Kebermanfaatannya bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 4(1), 16–29. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i1.64

Issue

Section

Articles