Dampak Pemanfaatan Media Baru terhadap Interaksi Komunikasi Mahasiswa KPI UIN Alauddin Makassar di Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.755Keywords:
interaksi sosial, komunikasi mahasiswa, literasi digital islami, media baru, society 5.0Abstract
Perkembangan teknologi di era Society 5.0 telah membawa perubahan signifikan terhadap pola komunikasi mahasiswa, khususnya dalam pemanfaatan media baru sebagai sarana interaksi sosial dan akademik. Media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube kini menjadi bagian integral dari kehidupan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek komunikasi media baru terhadap mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap dua puluh mahasiswa aktif KPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media baru berperan penting dalam mempercepat pertukaran informasi, memperluas jaringan sosial, dan mendukung proses pembelajaran digital. Namun, terdapat pula dampak negatif seperti berkurangnya intensitas interaksi tatap muka, munculnya kesalahpahaman komunikasi, dan penurunan konsentrasi akibat penggunaan media secara berlebihan. Secara umum, mahasiswa KPI menunjukkan kesadaran etis dalam berkomunikasi serta berupaya memanfaatkan media baru untuk kegiatan dakwah digital yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian komunikasi Islam di era digital dan kontribusi praktis bagi penguatan literasi digital Islami serta strategi komunikasi dakwah di era Society 5.0.
Downloads
References
Akbar, A. F., & Hariyanto, D. (2023). The influence of TikTok media’s popular language on students’ communication styles. Procedia of Social Sciences and Humanities, 7(1). https://pssh.umsida.ac.id/index.php/pssh/article/view/623
Anwar, M. R., Khadijah, N., & Rizal, M. (2023). Digital communication behavior of college students in Bandung during post-pandemic era. Jurnal Komunikasi Global, 12(2), 115–128. https://doi.org/10.7454/jkg.v12i2.2215
Asmawan, M. C., Thoyibbah, K., & Gano-an, J. C. (2023). Implementation of character education through the independent curriculum to face the era of Society 5.0. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 33(2), 235–248.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Danardono, D., Priyono, P., Wulandari, K. C., & Novianto, D. (2022). Pemanfaatan teknologi drone untuk pembelajaran geografi spasial di tingkat pendidikan menengah atas. Abdi Geomedisains, 80–88.
Deviv, S., Asri, N., & Lawa, A. (2024). Digital ethics and responsibility among Muslim youth in social media use. Jurnal Dakwah Digital, 5(1), 33–45. https://doi.org/10.31219/osf.io/xyz45
Fitriana, N., Lestari, W., & Santoso, H. (2023). Digital literacy and the risk of misinformation among Indonesian university students. Indonesian Journal of Media and Communication Studies, 6(2), 87–98. https://doi.org/10.24815/ijmcs.v6i2.29145
Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Aiming for a new human-centered society. Japan Spotlight, 27(5), 47–50.
Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1974). Utilization of mass communication by the individual. In J. G. Blumler & E. Katz (Eds.), The uses of mass communications: Current perspectives on gratifications research (pp. 19–32). Sage.
Ma’ruf, F., Pattiasina, P. J., Setiawati, R., Camerling, B. C. F., & Tuasela, P. E. (2024). The influence of social media usage, internet access, and mobile device penetration on social interaction quality among adolescents in Indonesia. The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities, 1(3), 106–115.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage.
Mustopa, M., Fauziah, R., & Hidayat, S. (2024). Digital literacy and academic productivity among university students in the AI era. Journal of Educational Innovation, 9(1), 54–68. https://doi.org/10.23917/jei.v9i1.24412
Nasrullah, R. (2017). Komunikasi antarbudaya di era digital. Kencana.
Nurfalah, F., Brajadenta, G., Siraj, N., Santika, R. N., & Forrer, C. (2023). Social media for Indonesian and Philippines students. Jurnal Kajian Komunikasi, 11(1), 49–58. https://doi.org/10.24198/jkk.v11i1.46555
Saldaña, J., & Miles, M. B. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Setiani, R., Pratiwi, D., & Nihayah, M. (2024). The role of social media in supporting students’ self-learning during the digital transformation era. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 14(2), 102–115. https://doi.org/10.21009/jpt.v14i2.32121
Sumaryanti, I. U., & Yuniar, J. (2022). The implication of social media toward college students’ online behavior in Bandung. Mediator: Jurnal Komunikasi, 15(1). https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mediator/article/view/8845
Syariati, D. (2017). Geliat suara perempuan muslim di Facebook. Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 9(2), 98–104.
Walther, J. B. (1996). Computer-mediated communication: Impersonal, interpersonal, and hyperpersonal interaction. Communication Research, 23(1), 3–43. https://doi.org/10.1177/009365096023001001
Zuhri, A., Putra, H. R., Fazri, A., & Miftahurrahmah, M. (2022). Aplikasi pesan instan accessible di era komunikasi kontemporer tahun 2022 bagi digital natives Indonesia. Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 14(2), 165–189.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Apriyanti Dewi, Zahwa Zalsabila Syahriawan, Suriyani Musi, Alif Utama Putra, Fahirah Mashurin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











