Nilai-Nilai Falsafah Sara Pataanguna di Kesultanan Buton: Tinjauan Perspektif Pendidikan Islam

Authors

  • safiuddin Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri Kendari
    Indonesia
  • Abu Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri Kendari
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.792

Keywords:

implementasi, Kesultanan Buton, pendidikan Islam, sara pataanguna

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang nilai-nilai sara pataanguna dalam perspektif pendidikan Islam, relevansi dan implikasi sara pataanguna terhadap pendidikan masyarakat Buton. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutika. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data menyimpulkan data (verifikasi). Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh agama, tokoh masyarakat serta adat ada beberapa poin temuan yaitu nilai-nilai falsafah sara pataanguna berlandaskan pada al-Quran dan Sunnah hal ini sebagaimana yang termuat pada empat asas sara pataanguna (pomae-maeka, poma-masiaka, popia-piara, poangka-kataka), sara pataanguna juga memiliki prinsip kesetaraan prinsip keadilan sebagaimana dalam ajaran Islam itu sendiri. Falsafah sara pataanguna dan pendidikan Islam, masih sangat relevan karena kedua-nya sama-sama menghendaki agar manusia saling hormat menghormati, saling sayang-manyangi, saling mengingatkan dalam kebaikan. Nilai-nilai sara pataanguna juga dapat diimplementasikan ke dalam pendidikan masyarakat kota Baubau, melalui Pendidikan formal ataupun pendidikan non-formal masyarakat setempat. Upaya-upaya tersebut dilakukan melalui regulasi pemerintah, kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah, serta melalui pembangunan monumen, tugu, menara ditempat-tempat strategis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriansyah, A., & Sukmayadi, T. (2022). Nilai kearifan lokal tradisi sedekah laut dalam meningkatkan semangat gotong royong masyarakat pesisir Pantai Pelabuhan Ratu. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 38–54.

Al-Qur’an tajwid dan terjemahan. (2019). Jakarta: PT Sinergi Pustaka. (Kementerian Agama RI).

Djalia, L. S. (2018). Konsep pendidikan Islam dalam falsafah Sara Pataanguna masyarakat Buton.

Drajat, Z. (2006). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Khasanah, I., Rahma, F. N., Nurazizah, D. R., Sasmita, G., Khasanah, L. N., Isnaningsih, D. S., ... & Hadibasyir, H. Z. (2022). Efforts to preserve woven art by utilizing pet rope waste at “Cemoro Pitu Nganyam Budoyo” event in Dayu Village, Karanganyar. Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC), 2(3), 19–26.

Mahrudin. (2014). Kontribusi Falsafah Pobhinci-Bhinciki Kuli masyarakat Islam Buton bagi dakwah Islam untuk membangun karakter generasi muda Indonesia. Jurnal Dakwah, 15(2).

Mawangir, M. (2015). Zakiah Daradjat dan pemikirannya tentang peran pendidikan Islam dalam kesehatan mental. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama, 16(2), 53–65.

Mudjriddin, M. M. A. (2010). Undang-Undang Martabat Tujuh Sumber Filosofis Pancasila Sebagai Landasan Sistem Demokrasi Ketuhanan Di Dalam Pembenahan Sistem Pemerintahan Dunia. Lembaga Pengkajian Budaya Buton Bekerjasama Dengan Institut Tasawwuf Al Mujaddid Yayasan Jabbal Qurais.

Risman, K., & Asman, A. (2022). The pattern of Islamic character education of the Muhammadiyah Student Association (IMM) and its implementation in formal education. Profetika: Jurnal Studi Islam, 197–203.

Salam, S., Gurusi, L., Izu, C. C., & Dewi, R. (2025). An analysis of legal considerations of judicial decisions on customary land disputes: A comparison of Indonesia and Africa. Jurnal Jurisprudence, 15(1), 22–42.

Suharmis, S. (2015). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam keluarga. Jurnal Musawa IAIN Palu, 7(1), 52–79.

Suharto, T. (2020). Filsafat pendidikan Islam: Menguatkan epistemologi Islam dalam pendidikan. Jogjakarta: Ar Ruz Media.

Suherman, A., Maulana, H. F., Murmainah, W. O., & Maulana, R. (2022). Reference management software training for educators. Warta LPM, 1–9.

Sukmadinata, N. S., dkk. (2007). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2003). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tamrin, A. S. (2019). Polima: Gema Pancasila dari Baubau. Jakarta: Indomedia Global Mandiri.

Tamrin, A. S. (2021). Polima dalam perspektif pendidikan. Jatinangor: Indra Prahasta.

Tamsir, T. (2019). Internalisasi nilai kearifan lokal Pobinci-Binciki Kuli pada usahawan Buton dalam etika bisnis syariah untuk mewujudkan kesejahteraan. Al-Tijary, 1–18.

Turi, L. (2007). Esensi kepemimpinan Bhinci Bhinciki Kuli (Suatu tinjauan budaya kepemimpinan lokal Nusantara). Kendari: Khazanah Nusantara.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

safiuddin, & Abu. (2025). Nilai-Nilai Falsafah Sara Pataanguna di Kesultanan Buton: Tinjauan Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 4(4), 699–718. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.792

Issue

Section

Articles