Tarekat Naqsabandiyah dan Pembentukan Identitas Sosial: Tinjauan Literatur dalam Perspektif Antropologi Agama

Authors

  • Meita Rosdiana Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri K.H Saifuddin Zuhri
    Indonesia
  • Nasrudin Nasrudin Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri K.H Saifuddin Zuhri
    Indonesia
  • Kurnia Sari Wiwaha Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri K.H Saifuddin Zuhri
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/jkk.v5i1.960

Keywords:

tasawuf, tarekat, solidaritas sosial, kepemimpinan spiritual, interaksi sosial, antropologi agama, konstruksi identitas, komunitas religius

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tarekat Naqsabandiyah dalam pembentukan identitas sosial anggotanya melalui kacamata antropologi agama. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan sumber-sumber relevan dari database nasional dan internasional terkait praktik ritual dan konsep identitas sosial. Temuan menunjukkan bahwa ritual kolektif seperti dzikir berjamaah dan suluk berfungsi sebagai fase liminal yang menciptakan communitas, di mana anggota melepaskan atribut sosial lama dan mengadopsi identitas kolektif yang baru. Peran mursyid sangat sentral sebagai pemimpin spiritual sekaligus penghubung sosial yang memperkuat solidaritas internal. Selain itu, penelitian menemukan bahwa Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia menunjukkan strategi adaptasi yang dinamis terhadap modernitas, menggunakan nilai-nilai spiritual seperti kesabaran dan ukhuwah untuk membentuk identitas sosial yang inklusif dan diterima oleh masyarakat luas. Identitas sosial dalam tarekat tidak hanya bersifat eksklusif-religius, tetapi juga transformatif-sosial yang berkontribusi pada kohesi dan harmoni di tengah dinamika masyarakat kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arianti, L., Sagila, M., & Yulia, A. I. (2025). Peran Agama Dalam Pembentukan Identitas Budaya Masyarakat Lokal: Kajian Literatur Sistematis. KHAZANAH: Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial Dan Kebudayaan, 1(1), 41–50.

Geertz, C. (2025). Blurred genres: The refiguration of social thought. In The Performance Studies Reader (pp. 12–14). Routledge.

Haris, A. A. (2023). Pengaruh Ajaran Tarekat Sadziliyah di Desa Hadiluwih Punggur Terhadap Religiusitas Jemaatnya. UIN Raden Intan Lampung.

Hibatullah, A., Patasik, S. ., Mursyid, A. M. M. ., & Wariyatun, W. (2023). Sikap Toleransi untuk Mening-katkan Kerukunan Hidup Be-ragama di Kampung Karya Bumi Namblong – Kabupaten Jayapu-ra. Jurnal Keilmuan Dan Keis-laman, 2(3), 128–143. https://doi.org/10.23917/jkk.v2i3.68

Mutalazimah, M., & Suharto, T. (2024). Model Integrasi Konsep Kesehatan dan Kesempurnaan Manusia dalam Perspektif Pen-dekatan Bayani, Burhani dan Irfani. Jurnal Keilmuan Dan Keis-laman, 3(2), 165–182. https://doi.org/10.23917/jkk.v3i2.347

Minsih, M., Mujahid, I., Uslan, U., Fau-zana, N., Marpuah, S., & Helzi, H. (2025). Analysis of Social-Emotional Behavior in Students with Autism Spectrum Disorder, ADHD, and Anxiety in Inclusive Schools. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 553-565.

Muis, C. A., & Sucipto, Y. A. (2023). Peranan Mursyid Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah Dalam Pembinaan Akhlak Jemaahnya Di Suryalaya. HASBUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 253–260.

Oktavia, D., Rizal, A. S., & Azis, A. A. (2025). Implementasi Metode Drill dalam Program Tadarus Pagi ter-hadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 4(4), 540–547. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.748

Ramadhan, R. R. (2025). Tingginya Partisipasi Pemuda dalam Tarekat Naqsyabandiyah Desa Sungai Buluh Kabupaten Pelalawan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Rosnandi, A., Rahmani, M. F., Atika, N., & Sadat, A. (2024). Integrasi Ayat Kauniyah dan Kauliyah dalam Keilmuan Islam: Pendekatan Ho-listik dan Komprehensif. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 3(4), 357–364. https://doi.org/10.23917/jkk.v3i4.350

Safiuddin, & Abu. (2025). Nilai-Nilai Falsafah Sara Pataanguna di Kesultanan Buton: Tinjauan Per-spektif Pendidikan Islam. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 4(4), 699–718. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i4.792

Shofi, M. N. (2022). Kontribusi Ajaran Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Terhadap Perubahan Perilaku Sosial Masyarakat Desa Suburan Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Semarang: UIN Walisongo.

Subagio, J., Naimah, F., & Muslihun, M. (2024). Peran Thariqat Qadiriyah An Naqsyabandiyah Dalam Membentuk Budaya Religius. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i1.1566

Taufikin, T., Nurhayati, S., Majeed, J., Afzal, M., Al-Badawi, H., Mansouri, M. C., & Fatma, G. (2025). Parental Emotional Rein-forcement-Demands, and the In-trinsic Motivation of Santri in Qur’anic Memorization: A Study in Indonesian Islamic Boarding Schools. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 427-444.

Turner, V. (2022). Antropologia, liminalità, letteratura. Morcelliana.

Yumna, Y., Jaili, H., Tupas, P. B., Azima, N. F., Minsih, M., Dahliana, D., & Fransiska, N. (2024). Transforma-tive learning media for Genera-tion Z: Integrating moral values through interactive e-books in Is-lamic education. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 403-422.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Meita Rosdiana, Nasrudin, N., & Wiwaha, K. S. (2026). Tarekat Naqsabandiyah dan Pembentukan Identitas Sosial: Tinjauan Literatur dalam Perspektif Antropologi Agama. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 5(1), 105–118. https://doi.org/10.23917/jkk.v5i1.960

Issue

Section

Articles